Jembatan Blang Bati belum Ditangani

Satu unit jembatan rusak di Desa Blang Bati, Peudada, Bireuen hingga kemarin belum ditangani menyusul diterjang

Jembatan Blang Bati belum Ditangani
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Abodmen dan bagian bawah jembatan di Desa Blang Bati, Peudada Bireuen yang digerus saat banjir pertengahan Desember lalu masih bolong atau belum diperbaiki, masyarakat mengharapkan segera diperbaiki sebelum lantai jembatan ambruk. 

BIREUEN – Satu unit jembatan rusak di Desa Blang Bati, Peudada, Bireuen hingga kemarin belum ditangani menyusul diterjang banjir pada awal Desember 2018 lalu.

Warga setempat, Halim kepada Serambi kemarin mengatakan, jembatan yang terancam ambruk tersebut berada di belakang SMAN 1 Peudada. Kondisi ini perlu segera ditangani supaya jembatan permanen yang baru dibangun bisa bertahan lama. “Bagian bawah sudah bolong digerus banjir pada pertengahan Desember lalu. Tanah penahan abodmen tidak ada lagi sehingga dikhawatirkan jembatan baru dibangun ini akan ambruk,” katanya.

Selain itu, ruas jalan ke Cot Kruet mulai dari jembatan tersebut juga perlu diperbaiki karena longsor saat banjir waktu itu. Hal ini untuk mencegah terputusnya jalur lintas utama perekonomian masyarakat, serta pelajar jika terjadi banjir susulan. Pemkab Bireuen melalui dinas terkait diharapkan untuk dapat segera melakukan perbaikan. “Kami harap agar ditangani segera sebelum badan jalan dan jalan masuk jembatan baru ini putus,” lapor sejumlah warga lain.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli ST MSM kepada Serambi Kamis (10/1) mengatakan, timnya sedang turun ke lapangan melihat secara dekat kondisi jembatan untuk ditangani sementara secara darurat. Penanganan ini harus dilakukan agar jembatan baru siap dikerjakan itu, jangan sampai ambruk. “Dalam beberapa hari ke depan akan ditimbun, sehingga bagian bawah tidak bolong apalagi dekat abodmen,” katanya.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved