Berdampak ke Masyarakat

KEPALA Dishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, mengaku terpanggil untuk memfasilitasi persoalan itu.

Berdampak ke Masyarakat
MUZAKIR TULOT, Kadishub Kota Banda Aceh

KEPALA Dishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, mengaku terpanggil untuk memfasilitasi persoalan itu. Meski ada lembaga atau dinas lainnya yang lebih berhak dan memiliki kewenangan untuk menuntaskan persoalan itu, namun bila mogok terus berlanjut imbasnya akan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami dari dinas hanya ingin memfasilitasi masalah ini dan tidak punya kepentingan apa-apa. Sehingga pada sore itu, kami berinisiatif semua pihak harus segera bertemu untuk membicarakan penyelesaian masalah ini, mulai buruh dan pengusaha angkutan sampai para pihak lainnya,” kata Muzakkir kepada Serambi, Jumat (11/1).

Ia menjelaskan, dalam menjembatani persoalan itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada para pihak, baik buruh maupun pengusaha angkutan. Namun, intinya lanjut Muzakkir dari mencari solusi tersebut, tetap harus ada kesepakatan.

“Alhamdulillah, kesepakatan telah dicapai bersama, yakni kenaikan upah dari 10 menjadi 13 persen dan mulai berlaku mulai 15 Januari 2019. Hakikatnya apa yang kami lakukan ini, jangan sampai ujung-ujungnya masyarakat juga yang dirugikan,” demikian Muzakkir didampingi Kabid LLA Dishub Kota, Zubir SSiT MSi.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved