Dishub Pertemukan Buruh dan Pengusaha

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, memfasilitasi pertemuan antara buruh terminal mobil barang

Dishub Pertemukan  Buruh dan Pengusaha
SERAMBI/BUDI FATRIA
Spanduk bertuliskan "kami siap mogok apa bila tidak dinaikkan upah buruh" terpasang pada mobil truk di depan terminal bongkar muat barang di Santan, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (9/1). Puluhan buruh bongkar muat di terminal tersebut menggelar aksi memprotes perusahaan pengelola bongkar barang agar menaikkan tarif upah buruh. SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Buntut Mogok Buruh di Terminal Mobar Santan

BANDA ACEH - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, memfasilitasi pertemuan antara buruh terminal mobil barang (mobar) Gampong Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, dengan pengusaha angkutan barang, Jumat (11/1) pagi.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, itu untuk mencari penyelesaian terhadap aksi mogok kerja yang dilakukan buruh terminal mobar Santan, sejak Rabu, 9 Januari 2019 yang menuntut kenaikan upah.

Dalam pertemuan yang dimulai pukul 09.30 WIB, dengan melibatkan perwakilan buruh dan pengusaha angkutan yang difasilitasi Dishub Kota Banda Aceh itu akhirnya diperoleh kesepakatan, yakni upah buruh bongkar dari 10 persen dinaikan menjadi 13 persen, terhitung mulai Selasa (15/1) mendatang.

Namun, sebelum keputusan itu final dan menjadi sebuah kesepakatan bersama antara buruh dan pengusaha angkutan, suasana pertemuan sempat tegang, saling adu argumen, baik di pihak buruh yang menuntut kenaikan upah sesuai tuntutan mereka, begitu pula dari pengusaha angkutan yang melihat tuntutan itu akan berdampak rugi bagi mereka. Tapi, setelah berembuk yang melibatkan para pihak termasuk Plt Organda Kota, Zufri serta Organda Provinsi Aceh, Hj Nurhayati SH, akhirnya lahir sebuah kesepakatan.

“Alhamdulillah, setelah kedua belah pihak mempertimbangkan berbagai hal serta dampak yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat bila keadaan ini terus berlanjut, sehingga lahirlah sebuah kesepakatan dimana upah buruh bongkar terminal mobar santan dari 10 persen, naik 13 persen,” kata Zufri.

Untuk barang-barang yang belum dibongkar dan masih menumpuk di terminal mobar akibat terjadi aksi mogok buruh ini beberapa hari lalu, tetap akan berlaku upah lama, yakni 10 persen dari harga angkut barang. “Kebijakan kenaikan upah bongkar ini baru berlaku, Selasa 15 Januari 2019,” ungkap Zufri.

Pada pertemuan ikut hadir Kabid LLAJ Dishub Aceh, Nizarli SSiT MT, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Banda Aceh, Ridwan serta Kepala UPTD Terminal Dishub Kota Banda Aceh.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved