Hari Ini Final Pacuan Kuda

Acara pacuan kuda yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah, Minggu (13/1) hari ini memasuki babak final

Hari Ini Final Pacuan Kuda
Pengunjung (penonton) pacuan kuda di stadion Buntul Nege Blangsere Galus membludak dan sesak. SERAMBI/RASIDAN. 

* Arus Lalu Lintas Masyarakat Dialihkan

REDELONG - Acara pacuan kuda yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah, Minggu (13/1) hari ini memasuki babak final. Kunjungan masyarakat di hari terakhir ini dipastikan bakal ‘meledak’ sehingga untuk menghindari terjadinya kemacetan, Pemkab melakukan rekayasa lalu lintas.

Untuk diketahui, acara pacuan kuda ini telah berlangsung sejak Senin (9/1) dalam rangka memeriahkan HUT ke-15 Kabupaten Bener Meriah. Acara yang berlangsung di lapangan pacuan kuda Sengeda itu diikuti 388 ekor kuda, dengan rincian Aceh Tengah sebanyak 138 ekor, Gayo Lues 68 ekor, dan Bener Meriah menyertakan 138 ekor.

Mengatasi kemacetan lalu lintas akibat ledakan pengunjung pada babak final hari ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Bener Meriah mulai memberlakukan sistem lalu lintas satu arah ke arena pacuan kuda, yang dimulai sejak babak semi final Sabtu (11/1) kemarin.

Hal itu dilakukan belajar pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dimana ketika memasuki babak semifinal dan final, terjadi kemacetan yang cukup parah karena ramainya pengunjung yang datang. “Biasanya pada dua hari terkahir selalu terjadi kemacetan luar biasa menuju lapangan pacuan kuda,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Riswandika Putra kepada Serambi, Sabtu (12/1).

Lalulintas satu arah itu ia jelaskan, hanya khusus di jalan yang menuju ke arena pacuan kuda. Sementara bagi masyarakat yang tidak menonton pacuan, arus lalu lintas dialihkan melalui jalan Pante Raya-Simpang IV Bandara Rembele-Simpang Tiga.

“Pemberitahuan ini kami sampaikan agar masyarakat disini dan yang berasal dari luar daerah bisa mengetahuinya. Sistem ini diberlakukan bagi ruas jalan menuju lapangan,” imbuh Riswandika Putra.

Ia yakin rekayasa lalu lintas ini akan bisa mengurai kemacetan yang akan terjadi Sabtu hari ini di jalan menuju lapangan pacuan kuda. Pihaknya juga telah menyediakan areal parkir di beberapa lokasi, seperti di lapangan Kampung Karang Rejo, SMP Karang Rejo, serta lapangan sisi kanan Bandara Rembele dan beberapa lokasi lainnya di sekitar lokasi acara.

Sementara itu, Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (12/1), membagikan buku-buku bernuansa Islami secara gratis kepada para pengunjung pacuan kuda di Lapangan Pacuan Kuda, Sengeda, Redelong.

“Ada sekitar ratusan ribu buku bernuansa islami yang akan kami bagikan,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah, Al Adyan, kepada Serambi, Sabtu (12/1).

Dengan program pembagian buku ini diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk belajar dan membaca tentang Islam, sejalan dengan tujuan Pemkab yang ingin menjadikan Bener Meriah sebagai kabupaten yang islami.

Plt Bupati Bener Meriah, Abuya Sarkawi, ketika berkunjung ke stand milik Dinas Syariat Islam menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang dilakukan oleh pihak dinas. Menurutnya, apa yang telah dilakukan itu merupakan bagian dari upaya untuk menyukseskan program Bener Meriah yang islami.

“Apalagi di jaman era globalisasi seperti sekarang ini, apabila kita terus membiarkan generasi kita mengikuti perkembangan teknologi sekarang, mungkin nantinya terjadi pendangkalan akidah, jelas kehancuran terhadap generasi muda kita kedepan semakin tinggi,” pungkasnya.(c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved