Penelitian Terbaru: Lautan di Bumi Tengah Memanas Lebih Cepat dari Perkiraan

Itu karena beragam kehidupan laut dan pasokan makanan utama bagi Bumi kian terancam seiring memanasnya lautan.

Penelitian Terbaru: Lautan di Bumi Tengah Memanas Lebih Cepat dari Perkiraan
SERAMBINEWS.COM
Keindahan laut Sabang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa lautan dunia memanas dengan kecepatan yang semakin cepat.

Hal ini merupakan efek dari pemanasan global.

Sayangnya, ini adalah kabar buruk bagi dunia.

Itu karena beragam kehidupan laut dan pasokan makanan utama bagi Bumi kian terancam seiring memanasnya lautan.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal AS Science ini dipimpin oleh Chinese Academy of Sciences.

Para peneliti membantah laporan sebelumnya yang menjelaskan tentang adanya jeda dalam pemanasan global dalam beberapa tahun terakhir.

Teknologi terbaru menunjukkan tidak ada hiatus seperti itu.

Baca: Rumor Neymar Kembali ke Barcelona Mencuat, Begini Reaksi Pelatih Ernesto Valverde

Baca: Besok, Prabowo Bacakan Pidato Kebangsaan Berjudul Indonesia Menang

Temuan baru ini juga meningkatkan kekhawatiran baru tentang laju perubahan iklim dan pengaruhnya terhadap salah satu bagian utama planet ini - lautan.

"Pemanasan lautan adalah indikator perubahan iklim yang sangat penting, dan kami memiliki bukti kuat bahwa pemanasannya lebih cepat dari yang kami duga," kata Zeke Hausfather, co-author penelitian ini dikutip dari AFP, Kamis (10/01/2019).

Sebagai informasi, sekitar 93 persen dari kelebihan panas yang terperangkap di sekitar Bumi oleh gas rumah kaca yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan terakumulasi di lautan dunia.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved