Polisi Ringkus 2 Pengedar Sabu di Bireuen, Keduanya Terjerat Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup

Polisi di Bireuen meringkus dua tersangka pengedar narkoba. Jika terbukti mengedarkan narkoba, mereka bisa terancam hukuman mati.

Polisi Ringkus 2 Pengedar Sabu di Bireuen, Keduanya Terjerat Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup
Serambinews.com
Aparat Polsek Kota Juang, Bireuen, meringkus dua tersangka pengedar narkoba di dua lokasi terpisah dan turut mengamankan barang bukti sabu-sabu, di Mapolsek Kota Juang, Bireuen, Minggu (13/1/2019). 

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Aparat Polsek Kota Juang, Bireuen, meringkus dua tersangka pengedar narkoba, di dua lokasi terpisah dan turut mengamankan barang bukti sabu-sabu.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Minggu (13/1/2019), dua tersangka pengedar narkoba yang dibekuk itu adalah H (36) warga Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Kota Juang, Jum’at (10/1/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia diciduk di jalan dalam Kecamatan Jeumpa.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Ahmad Arif Sanjaya, menerangkan, saat ditangkap, tersangka H menyimpan sabu yang dikemas plastik bening, dalam saku celananya. 

“Tersangka bersama barang bukti sabu-sabu, langsung digiring ke Mapolsek Kota Juang, untuk dimintai keterangan dan dilakukan pengembangan. Tersangka kami tahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," terang Kapolsek. 

Baca: BNN Aceh Musnahkan 4 Kg Sabu Hasil Tangkapan dari Jaringan Sumut-Aceh

Baca: Polisi Tangkap Warga Lhok Bugeng Jangka Bireuen, Sita Sabu-sabu dan Uang, Segini Jumlahnya

Selanjutnya, menindaklanjuti informasi lain yang diterima pada hari yang sama, pukul 17.00 WIB, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim, Aipda Abdul Gafut SAP serta sejumlah personel untuk melakukan pengejaran terhadap informasi keberadaan pengedar narkoba lainnya. 

Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas kembali menangkap RR (38), warga Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang. Pengedar sabu itu, diciduk di kawasan Desa Cot Trieng, Kecamatan Jeumpa.

Saat hendak ditangkap, RR melakukan perlawanan sengit, bahkan sempat terjadi aksi baku hantam dengan polisi.

Baca: Begini Kronologis Penikaman Pria Lhokseumawe yang Sempat Lari dengan Pisau Tertancap di Perutnya

Baca: 8 Fenomena Alam yang Muncul Pascaletusan Gunung Anak Krakatau

Tapi akhirnya tersangka menyerah di tangan petugas. Dan dari tangannya, ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 26,16 gram.

Kedua pengedar sabu itu dijerat Pasal 114 subsidair 112 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika, dengan diancam maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara dan paling singkat 5 tahun.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved