Saat Perbaiki Boat, Nelayan Kuala Raja Temukan Mortir Aktif

Zulfan, nelayan Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, menemukan sebuah mortir di kawasan dermaga Kuala Raja.

Saat Perbaiki Boat, Nelayan Kuala Raja Temukan Mortir Aktif
Serambinews.com
Anggota Jibom Brimob Kompi Jeulikat Lhokseumawe, mengamankan mortir yang ditemukan nelayan di Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, Minggu (13/1/2019). 

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN -  Zulfan, nelayan Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, menemukan sebuah mortir di kawasan dermaga Kuala Raja, Sabtu (12/1/2019).

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, Minggu (13/1/2019) menyebutkan, mortir tersebut masih dalam kondisi aktif.

Bahan peledak itu ditemukan Zulfan saat ia sedang memperbaiki boat di kawasan dermaga. Ia pun kemudian memberitahukan kepada nelayan lainnya dan sempat membuat heboh nelayan dan warga sekitar.

Baca: VIDEO - Hati-Hati Melintas, Longsor di Lintas Nasional Bireuen-Takengon Belum Diperbaiki

Baca: Polres Bireuen Amankan Satu Unit Alat Berat dan Pengelola Usaha Pertambangan tanpa Izin

Penemuan mortir ini lalu dilaporkan ke aparat keamanan terdekat. Minggu Siang, personel penjinak bom (Jibom) dari Kompi Jeulikat, Lhokseumawe mengamankan mortir tersebut ke markas Jibom.

“Mortir itu saya temukan saat sedang memperbaiki boat. Benda itu terlihat di dasar kuala di bagian belakang boat, dengan kondisi berlumpur,” kata Zulfan.

Zulfan mengungkapkan, sudah dua hari belakangan ini ia memerbaiki bagian bawah boatnya.

“Dua hari lalu mortir itu sempat tersentuh kaki saya. Tapi saya pikir hanya kayu biasa, makanya tidak saya hiraukan,” ujarnya.

Baru kemarin, tambah Zulfan, benda dengan panjang sekitar 30 centimeter ini diambilnya dan diletakkan di lantai atas boat, dalam kondisi masih berlumpur. 

“Lalu seorang rekan saya mengambil benda itu dan membersihkannya. Saat itulah baru diketahui bahwa besi bulat ini ternyata mortir,” ujar Zulfan.

Baca: 8 Fenomena Alam yang Muncul Pascaletusan Gunung Anak Krakatau

Baca: Pengemudi Pertama Gojek Beri Nama Anaknya Nadiem, Sama dengan Nama Sang Bos

Baca: Begini Kronologis Penikaman Pria Lhokseumawe yang Sempat Lari dengan Pisau Tertancap di Perutnya

Zulfan dan rekannya bernama Jal, kemudian melaporkan kepada Keuchik Kuala Raja, dan mortir itu diamankan ke gudang nelayan, sekitar 20 meter dari titik lokasi temuan tersebut.

“Dulu juga pernah ditemukan bom yang lokasinya sekitar 100 meter arah timur dari lokasi temuan mortir ini,” sebut M Isa.

Pantauan Serambinews.com, sejumlah personel Jibom Brimob dari Jeulikat Lhokseumawe, berada di lokasi dan kemudian membawa mortir tersebut.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Ahmad Arif Sanjaya, mengatakan mortir tersebut telah diamankan oleh tim Jibom Brimob Jeulikat Lhokseumawe.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved