Rupiah Melemah, Diprediksi Berlanjut Hingga Besok

Sekedar informasi saja, ekspor China pada bulan Desember turun 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rupiah Melemah, Diprediksi Berlanjut Hingga Besok
Dok. Bank Indonesia
Ilustrasi. 

SERAMBINEWS.COM - Pelemahan rupiah tampaknya masih akan berlanjut esok hari.

Ada berbagai faktor yang membuat rupiah harus turun pada perdagangan hari ini.

Termasuk pelambatan ekonomi global.

Senin (14/1/2019), kurs rupiah di pasar spot terkoreksi 0,55% menjadi Rp 14.125 per dollar Amerika Serikat (AS).

Baca: Rumah yang Ditempati Tiga Anak Yatim Piatu di Bireuen Terbakar, hanya Ini yang Sempat Diselamatkan

Namun, pergerakan mata uang Garuda pada kurs tengah Bank Indonesia justru menguat 0,17% ke level Rp 14.052 per dollar AS.

Ekonom Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto mengatakan faktor utama yang menyebabkan pelemahan rupiah adalah ekspektasi pelemahan ekonomi global yang tidak akan menguat tahun ini.

“Seiring hasil rilis data ekspor dan impor China bulan Desember 2018 yang tidak memuaskan, akan ada tekanan di pasar keuangan domestik,” kata Myrdal kepada Kontan.co.id, Senin (14/1/2019).

Sekedar informasi saja, ekspor China pada bulan Desember turun 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Impor China juga turun 7,6%.

Baca: Masjid Bantuan Baznas di Pijay Mulai Dibangun, Sempat Tertunda Dua Tahun

Myrdal menambahkan bahwa pelemahan rupiah juga disebabkan data neraca dagang Indonesia bulan Desember 2018 yang diperkirakan defisit.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved