Banda Aceh Gagal Pertahankan Adipura

Kota Banda Aceh tahun ini gagal meraihkan penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup

Banda Aceh Gagal Pertahankan Adipura
IST
TEUKU SAMSUAR, Kepala DLHK3 Banda Aceh

BANDA ACEH - Kota Banda Aceh tahun ini gagal meraihkan penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Padahal selama dua tahun terakhir ini Banda Aceh mampu meraih penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan tersebut.

Secara keseluruhan, Banda Aceh sudah pernah meraih sembilan kali penghargaan Adipura dari pemerintah pusat. Penghargaan itu selama ini diberikan atas kemampuan ibu kota Provinsi Aceh menjaga kotanya dari kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Drs T Samsuar MSi kepada Serambi, Senin (14/1) mengatakan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi penilaian penghargaan adipura tahun ini, diantaranya kebersihan dalam kota, pasar, taman, hutan kota, partisipasi masyarakat hingga pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Salah satu aspek yang menjadi kekurangan Banda Aceh dalam penilaian tahun ini yaitu pada pengelolaan sampah di TPA Terpadu Blangbintang,” ujar T Samsuar.

Sebenarnya, kata Kadis DLHK3 Banda Aceh ini, pengelolaan sampah di TPA Gampong Jawa sudah berjalan baik. Namun saat ini, hampir 85 persen sampah dari Banda Aceh dibuang ke TPA Terpadu Blangbintang, sehingga penilaian dipusatkan di TPA tersebut.

Padahal, pengelolaan sampah di TPA Blangbintang belum berjalan dengan baik, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam penilaian Adipura. Karena pengelolaan sampah di TPA menjadi aspek penilaian terbesar, sehingga nilai yang dimiliki Banda Aceh merosot.

Sehingga kedepan, kata T Samsuar, Banda Aceh akan meningkatkan koordinasi dengan provinsi selaku pengelola TPA Blangbintang. Sehingga jika pengelolaan sampah semakin baik, maka dapat mendorong Banda Aceh meraih Adipura pada tahun selanjutnya, seraya memperbaiki sejumlah aspek penting lainnya.

Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST mengaku kecewa atas hilangnya penghargaan adipura kepada Kota Banda Aceh pada tahun ini. Pasalnya Banda Aceh sudah sembilan kali meraih penghargaan tersebut.

Sehingga Irwansyah meminta gagalnya mempertahankan Adipura dapat menjadi cambuk bagi Pemko Banda Aceh. Supaya kedepan dapat menata kota dan menjaga kebersihan agar lebih baik lagi.

“Kondisi kebersihan kota yang selama ini mungkin agak luput dari perhatian kita atau mungkin kita belum serius sekali menjaga prestasi tersebut,” ujar Irwansyah.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved