Gabungkan Seni dan Sains, Kartografer Hongaria Bikin Peta Pelangi

Kartografer Hongaria bernama Robert Szucs memutuskan untuk membuat serangkaian peta pelangi yang indah.

Gabungkan Seni dan Sains, Kartografer Hongaria Bikin Peta Pelangi
Kompas.com
Begini bentuk peta pelangi yang memuat informasi bahwa 70 persen wilayah Australia termasuk kawasan kering atau semi kering. 

SERAMBINEWS.COM - Berangkat dari kebosanan melihat peta yang kurang berwarna, kartografer Hongaria bernama Robert Szucs memutuskan untuk membuat serangkaian peta pelangi yang indah.

Peta warna-warni yang dapat dibeli di Etsy itu tak hanya indah, tapi juga akurat secara ilmiah. "Saya melihat peta itu tidak menginspirasi. Sebab itu saya merasa perlu untuk membuatnya menjadi lebih baik," kata Szucs yang memiliki latar belakang dalam sistem informasi geografis.

Szucs menawarkan peta bikinannya ke pasar online Etzy, sejak 2016. Sejak saat itu setidaknya ada lebih 4.000 pembeli yang membeli karyanya.

"Menjual peta awalnya hanya sekadar hobi. Tapi hanya dalam beberapa minggu meledak," kata Szucs yang mencari nafkah lewat karyanya.

Sejak saat itu Szucs mencoba membuat peta negara bagian AS, seluruh negara, benua, dan bahkan seluruh dunia. Setiap lekukan sungai digambarnya dengan berbagai warna yang unik. Garis yang lebih tebal menandakan saluran air yang lebih besar.

Baca: Seni Baru Gerak Tubuh Grup Zikir Laskar Ababil Meriahkan Maulid Nabi di Keude Siblah Abdya

Baca: Mana yang Lebih Dulu Ada: Ayam atau Telur? Sains Akhirnya Ungkap Mana yang Duluan Datang

Baca: Seniman Kreatif Aceh, Yusuf Bombang alias Apa Kaoy Ciptakan Alat Musik Gedumbang

Szucs membutuhkan beberapa hari sampai beberapa minggu untuk memasukkan data dari berbagai sumber geografis, kemudian mengubah ukuran dan warna setiap garisnya. "Ini perkawinan yang indah antara sains dan seni. Dan inilah rumah saya," ucapnya bangga.

Szucs juga membuat peta hutan berwarna, peta ketinggian yang mengungkap topografi, dan peta yang menunjukkan kepadatan populasi.

Banyak pesanan yang datang kepadanya. Sehingga bisa dikatakan Szucs selalu memiliki pekerjaan untuk memetakan suatu negara. "Untuk peta gaya baru, saya hanya memiliki 17 ide," katanya.(Kompas.com)

Editor: Taufik Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved