Perkara DOKA

Sempat Naik Gula Darah, Sayuti Abubakar: Kondisi Irwandi Yusuf Pagi Ini Sudah Kembali Stabil

Irwandi Yusuf dihadapkan ke meja hijau atas dakwaan menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi terkait proyek dari dana DOKA.

Sempat Naik Gula Darah, Sayuti Abubakar: Kondisi Irwandi Yusuf Pagi Ini Sudah Kembali Stabil
ANTARA/DHEMAS REVIYANTO
GUBERNUR Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf yang menjadi terdakwa kasus suap DOKA 2018 dan kasus penerimaan gratifikasi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (17/12). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kondisi kesehatan Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, Selasa (15/1/2019) pagi ini dikabarkan sudah kembali stabil, setelah sehari sebelumnya saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/1/2019) mengeluh kurang sehat.

"Setelah istirahat semalam, Alhamdulillah kondisi kesehatanya sudah stabil," kata kuasa hukum Irwandi Yusuf, Sayuti Abubakar SH kepada Serambinews.com, Selasa (15/1/2019) pagi.

Baca: Agus Wandi, Anak Aceh Pertama yang Sukses Mencapai Antartika, Ini Sosoknya yang Bikin Salut Warganet

Baca: Ongkir Belanja Online Naik

Baca: Bandar Sabu Didominasi Anak Muda, di Rekening Saldonya Ratusan Juta, Ini Ancaman Kepala BNNP

Dalam sidang lanjutan itu, Irwandi mengeluh kurang sehat.
Mejelis hakim lalu memutuskan untuk menunda sidang sampai Senin pekan depan, dengan agenda melanjutkan mendengarkan keterangan tiga saksi yang sama, yakni Muyassir, Munandar, dan Dailami.

"Gula darah beliau naik. Jadi minta istirahat. Tapi pagi ini kondisinya sudah baik," ujar Sayuti Abubakar.

Irwandi Yusuf dihadapkan ke meja hijau atas dakwaan menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi terkait proyek dari dana DOKA dan menerima dua gratifikasi.

Bersama Irwandi, dan dua orang lainnya diadili secara bersama-sama yaitu Hendri Yuzal, mantan ajudan Irwandi, dan T Saiful Bahri, pengusaha sukses Aceh.

Ketiganya saat ini ditahan oleh KPK.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved