Polres Bireuen Amankan Dua Warga Peusangan, Terlibat Kasus Pertambangan Liar

Aparat penegak hukum Polres Bireuen yang dipimpin Kasat Reskrim bersama Kepala Bagian Operasi Reskrim sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (14/01/2019).

Polres Bireuen Amankan Dua Warga Peusangan, Terlibat Kasus Pertambangan Liar
Foto Dok. Polres Bireuen
Satu unit alat berat diamankan ke Polres Bireuen, Senin (14/1/2019) kemarin dari lokasi pertambangan kawasan Desa Cot Girek, Peusangan Bireuen, diparkir berdampingan dengan alat berat lainnya . 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Aparat penegak hukum Polres Bireuen yang dipimpin Kasat Reskrim bersama Kepala Bagian Operasi Reskrim sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (14/01/2019) mengamankan dua warga Peusangan, Bireuen.

Keduanya diduga melakukan tindak pidana pelanggaran pertambangan tanpa izin di kawasan Desa Cot Girek, Peusangan. 

Dua warga yang diamankan kata Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Serambinews.com, Rabu (16/01/2019)  adalah Ir (46) warga Desa Matang Sagoe, Peusangan sebagai pemilik usaha pertambangan.

Kemudian Muz (19) warga Desa Paya Cut, Peusangan sebagai operator alat berat.

Barang bukti yang diamankan satu) unit alat berat excavator merek Hitachi-EX200 warna orange dan kertas catatan mobil keluar.

Awalnya, anggota lapangan mendapatkan informasi dari sejumlah masyarakat tentang adanya aktivitas pertambangan galian C di kawasan Desa Cot Girek.

Baca: Bekas Galian C Itu ‘Disulap’ Jadi Kebun Beromset Ratusan Juta

Baca: Sempat Dianggap Gila, Pria Singkil Ini Sulap Bekas Galian C Jadi Kebun Buah Beromset Ratusan Juta

Baca: Plt Gubernur Cabut 98 IUP Perusahaan Tambang

Baca: Polres Bireuen Amankan Satu Unit Alat Berat dan Pengelola Usaha Pertambangan tanpa Izin

Berbekal informasi tersebut tim bergerak ke lokasi, selanjutnya melakukan pengecekan.

Setiba di sana, tim melihat ada satu unit alat berat sedang bekerja mengambil tanah di lahan perbukitan.

Kemudian tim bertemu dengan pemilik usaha tersebut berinisial Ir.  

Setelah tanya jawab tentang usaha pertambangan tersebut ternyata usaha kegiatan pengambilan tanah belum dilengkapi izin yang dikeluarkan pemerintah.

Setelah mendapat kepastian belum ada surat izin, maka pemilik serta operator alat berat serta barang bukti diamankan ke Polres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved