Gajah Masih Berkeliaran

Kawanan gajah yang sempat melukai seorang petani masih berkeliaran di kawasan hutan Gampong Lhok Sandeng

Gajah Masih Berkeliaran
Media Sosial
Tiga gajah liar mengamuk dan mengejar warga Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie 

* Warga Lhok Sanden Takut Berkebun

MEUREUDU - Kawanan gajah yang sempat melukai seorang petani masih berkeliaran di kawasan hutan Gampong Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya (Pijay) dalam satu pekan tetakhir ini. Warga Gampong Lhok Sanden juga masih takut berkebun, khawatir diserang tiba-tiba oleh binatang berbelalai panjang itu.

Keuchik Gampong Lhok Sandeng, Tgk Ilyas Ahmad kepada Serambi, Rabu (16/1) menyatakan kawanan gajah masih berkeliaran di seputaran kebun dengan jarak 3 hingga 5 km di kawasan kebun hutan Lhok Sandeng. Dikatakan, warga trauma dan takut untuk kembali berkebun saat ini, seusai insiden amukan gajah terhadap T Muhammad T Bardan (65).

T Muhammad menjadi sasaran amukan Poe Meurah pada Selasa (8/1/2019) sekira pukul 17.00 WIB saat sedang membersihkan kebun kacang di kawasan Gampong Lhok Sandeng. Akibat insiden itu, lengan kanan mengalami luka robek serius serta bagian dada korban menjadi luka memar, tetapi saat ini sudah mulai membaik.

Tgk Ilyas mengatakan kawanan gajah masih berada sekitar area perbukitan, sehingga masyarakat takut untuk berkebun. “Kami mengharapkan perhatian dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk turun tangan menghalau kawanan gajah ini agar menjauh dari area perkebunan warga,” harapnya.

Dia mengatakan warga sudah menngantungkan hidup dengan berkebun kakao, pinang, kacang tanah dan tanaman muda lainya selama puluhan tahun ini. “Saat ini, ratusan petani masih takut berkebun kembali, karena takut menjadi korban berikutnya, jika diserang oleh gajah yang bisa muncul secara tiba-tiba,” jelasnya.

Dilansir sebelumnya, korban amukan gajah bernama T Muhammad bin T Bardan (65) warga Gampong Drien Tujoh, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya (Pijay) dirujuk ke RSUZA Banda Aceh pada Rabu (9/1) dinihari, sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chiek Di Tiro, Sigli, Pidie pada Selasa (8/1).

“Korban amukan gajah yang sempat dirawat di RSU Tgk Chiek Di Tiro telah dirujuk ke RSU Zainoel Banda Aceh, menyusul luka robek pada lengan kanan yang sangat parah, serta luka benturan pada bagian dada,” sebut Junaidi selaku staf Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Tgk Chik Di Tiro.

Seperti diketahui, T Muhammad bin T Bardan pada Selasa (8/1) sekira pukul 17.00 WIB diamuk gajah liar saat sedang membersihkan kebun kacang di kawasan Gampong Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua. Akibat insiden ini, lengan kanan dan dada korban menjadi luka.

Waka Polres Pidie, Kompol Iskandar SE Ak pada Selasa (8/1) malam mengatakan amukan gajah terjadi saat T Muhammad Bardan bersama Jamaluddin sedang membersihkan lahan kebun kacang kawasan kebun Gampong Lhoek Sandeng, Meurah Dua.

“Tiba - tiba saja muncul seekor gajah dari arah belakang yang langsung menuju arah korban dengan jarak sangat dekat, sehinga korban berupaya menyelamatkan diri,” sebutnya. Tetapi, gajah tersebut tetap mengejar korban, sehingga terkena belalai gajah di bagian lengan kiri hinga terjatuh dan menendang korban di bagian dada korban.

Temannya, Jamaluddin meminta tolong kepada masyarakat agar menghalaukan gajah, guna dapat mengevakuasi korban. Korban berhasil dievakuasi dan kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Pijay guna mendapat pelayanan medis. “Kami meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak berkebun di seputaran wilayah Lhok Sandeng dikarenakan masih adanya gajah yang masih berkeliaran,” katanya.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved