Ketua DPRK Protes Bupati

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE menyorot dan mempertanyakan mutasi yang digulirkan Bupati Ramli MS

Ketua DPRK Protes Bupati
IST
RAMLI, Ketua DPRK Aceh Barat

* Mantan Istrinya Ditempatkan di Sekwan

MEULABOH - Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE menyorot dan mempertanyakan mutasi yang digulirkan Bupati Ramli MS pada Jumat (11/1) lalu, di kabupaten setempat. Sebab, mantan istrinya, Nilatrisna AMK yang selama ini bertugas sebagai perawat dan bidan di Puskesmas Kaway XVI tiba-tiba dilantik menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Kesekretariatan DPRK Aceh Barat.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRK, Ramli SE dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (16/1). “Penempatan Nilatrisna di DPRK itu salah alamat. Salah minum obat pihak Pemkab. Meski itu kebijakan Bupati, tapi saya melihat itu ada unsur politisnya,” tukas Ramli SE.

Menurutnya, Nilatrisna yang selama ini berprofesi sebagai bidan dan perawat lebih tepat ditempatkan pada bidang keahlian yang dimilikinya, seperti di rumah sakit atau puskesmas dalam melayani masyarakat. Oleh sebab itu, Ketua DPRK menilai, Pemkab asal-asalan dalam menempatkan PNS sehingga perawat dan bidan pun bertugas ke DPRK.

Meski mantan istrinya jadi Kasubbag di sekretariat DPRK, Ramli menegaskan, dia akan tetap bertugas dan bekerja sebagai ketua DPRK seperti biasa. “Hanya saja, saya menduga ini lebih supaya saya tidak masuk ke kantor. Protes saya ke Pemkab ini supaya dalam menempatkan pegawai itu tidak salah alamat dan tepat dengan disiplin ilmu,” tukas Ramli SE yang mengaku sudah beberapa tahun bercerai dengan Nilatrisna.

Ketua DPRK Aceh Barat itu juga menyatakan, dirinya tidak mempersoalkan dan mempersilakan Bupati Ramli MS melantik siapa pun ke DPRK. Tapi, Ramli SE menekankan, penempatan mantan istrinya ke DPRK itu kini menjadi perbincangan banyak kalangan, mengingat disiplin ilmu Nilatrisna tidak selaras dengan jabatan dia, sehingga diduga mutasi itu terkesan tidak matang.

Seperti diketahui, Bupati Ramli MS pada Jumat (11/1), mengeser 160 PNS lingkup Pemkab Aceh Barat. Pejabat yang dilantik di aula Setdakab itu adalah eselon II, III, dan IV. Selang empat hari kemudian yakni Selasa (15/1), Bupati Ramli MS kembali memutasi 78 pejabat eselon III dan IV. Mereka yang dilantik pada Selasa kemarin itu di antaranya. Evi Darni SKep MM sebagai Sekretaris Disdukcapil, Sadriati SPd sebagai Sekretaris DP3KB, Intan Mulyani SE sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan, dan Drs T Faisal sebagai Sekcam Bubon.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Drs Adonis MSi yang dimintai tanggapannya pada Rabu (16/1) kemarin, terkait protes Ketua DPRK Ramli SE terhadap pelantikan mantan istriny, menolak berkomentar. “Saya tidak komentar soal itu,” kilah Adonis singkat.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Serambi, kemarin, mengungkapkan kalau mutasi yang digulirkan Bupati Aceh Barat, Ramli MS sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan yakni pada Jumat (11/1) dan Selasa (15/1), menuai kontroversi. Pasalnya, ada sejumlah pejabat yang dilantik pada Jumat, tetapi dalam mutasi lanjutan Selasa, mereka kembali dinonjobkan.

Penelusuran Serambi, ada tiga PNS yang dilantik dalam mutasi pada Jumat dan kembali dicopot pada Selasa. Mereka adalah, Hafuddin SE yang sebelumnya bertugas sebagai Kasi di Kantor Camat Bubon dilantik menjadi Sekcam, Jumat (11/1). Namun, empat hari kemudian atau Selasa (15/1), Hafuddin kembali dinonjobkan ke Kesbangpol.

Berikutnya, Dedy Iskandar SE dari sebelumnya Kabid di BKPSDM dilantik menjadi Kasubag di Setdakab pada Jumat dan pada Selasa kembali dinonjobkan ke Dinas Pemodalan dan Satu Pintu. Kemudian, Darlis Munandar SE dari sebelumnya Kabid di BKPSDM dan pada Jumat dilantik menjadi Sekcam Arongan Lambalek, tapi dalam mutasi Selasa kembali dinonjobkan ke BPKD.

Terkait hal ini, Sekda Aceh Barat, Adonis yang dimintai tanggapannya lagi-lagi enggan berbicara. “Tidak ada komentar ya soal itu,” elaknya.

Di sisi lain, pada mutasi Selasa (15/1) kemarin, Bupati Ramli MS memperbaiki kekeliruan penempatan pejabat yang terkena mutasi pada Jumat lalu. Jabatan yang sempat ganda orangnya karena pejabat lama tidak dipindah saat dilantik pejabat baru adalah Kasi Kesejahteraan Sosial (Kessos) pada Kantor Camat Bubon. Kini, pejabat lama Drs T Faisal dilantik menjadi Sekcam Bubon, sedangkan pejabat baru Kasi Kessos dilantik Syaifi Saman SP.

Dalam mutasi digulirkan, Jumat (11/1) lalu, Bupati Ramli MS juga mengganti jabatan Kabag Humas Setdakab. Pejabat lama, Drs Muharir dinonjobkan ke Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominsa). Sementara Kabag Humas baru dijabat Amril Nutrihar SIP MAP dari sebelumnya Kasubbag di Setdakab.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved