Sesuai UUPA, Calon Sekda Aceh Diajukan Satu Orang ke Presiden

Mantan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid, mengatakan, proses rekrutmen calon Sekda Aceh berbeda

Sesuai UUPA, Calon Sekda Aceh Diajukan Satu Orang ke Presiden
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Ahmad Farhan Hamid 

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid, mengatakan, proses rekrutmen calon Sekda Aceh berbeda dengan daerah lain. Gubernur Aceh cukup mengajukan satu nama calon yang selanjutnya ditetapkan oleh Presiden dalam bentuk Keputusan Presiden.

Farhan Hamid yang juga ikut membahas proses lahirnya UU Pemerintahan Aceh, menyampaikan hal itu sehubungan dengan telah diajukannya tiga nama calon Sekda Aceh oleh Plt Gubernur Aceh kepada Presiden. “Berbeda dengan daerah lain. Aceh cukup hanya mengajukan satu calon untuk ditetapkan oleh Presiden,” ujar Farhan Hamid.

Tata cara pengajuan calon Sekda Aceh itu, kata Farhan Hamid tertera dalam Pasal 102 UU No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA, berbunyi;

(1) Sekretaris Daerah Aceh diangkat dari Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat.
(2) Gubernur berkonsultasi dengan Presiden sebelum menetapkan seorang calon Sekretaris Daerah Aceh.
(3) Gubernur menetapkan seorang calon Sekretaris Daerah Aceh dan disampaikan kepada Presiden untuk ditetapkan.
(4) Presiden menetapkan calon sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menjadi Sekretaris Daerah Aceh dengan Keputusan Presiden.

Farhan Hamid mengatakan, pasal tentang pengajuan Sekda Aceh itu termasuk salah satu pasal yang dipertahankan ‘berdarah-darah’ oleh wakil-wakil rakyat Aceh di DPR RI pada saat pembahasan RUUPA. “Itu kami perjuangkan dulu, berdarah-darah... “ ujar Farhan Hamid.

Farhan Hamid menjadi anggota DPR RI periode 1999-2009 dari Aceh dan menjadi Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD periode 2009-2014, menegaskan, jika ada aturan lain yang mengatur proses rekrutmen Sekda, dan kedudukan nya di bawah UU, jelas tidak berlaku untuk Aceh.

“Sesuai UU Pemerintahan Aceh, calon Sekda Aceh diajukan satu orang oleh gubernur. Bukan tiga orang,” ulangnya.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved