Pilpres 2019

Dua Pernyataannya Dianggap Jokowi Menuduh, Begini Reaksi Paslon 02, Senyuman Sandiaga Sarat Makna

Dua pernyataan paslon Prabowo-Sandi yang dianggap sebagai tuduhan oleh Jokowi itu dilontarkan dalam pembahasan yang berbeda.

Dua Pernyataannya Dianggap Jokowi Menuduh, Begini Reaksi Paslon 02, Senyuman Sandiaga Sarat Makna
Tribunnews/JEPRIMA
Dalam debat Pilpres 2019, Kubu Jokowi-Ma'ruf klaim lebih unggul dari kubu Prabowo-Sandi. Sementara itu, Kubu Prabowo-Sandi sesalkan serangan personal Jokowi kepada Prabowo. 

SERAMBINEWS.COM - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) tampak menilai dua pernyataan paslon Prabowo-Sandi dalam debat Pilpres 2019 adalah tuduhan.

Dua pernyataan paslon Prabowo-Sandi yang dianggap sebagai tuduhan oleh Jokowi itu dilontarkan dalam pembahasan yang berbeda.

Pertama, saat membahas terkait penegakan hukum, kedua terkait persekusi dan diskriminasi.

Mengenai penegakan hukum, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memberikan laporan terkait penindakan hukum terhadap Kepala Desa di Jawa Timur.

Prabowo Subianto merasa peran aparat dalam melakukan tindakan hukum masih berat sebelah.

Lantas Prabowo Subianto memberikan contoh terkait kasus yang menimpa Kepala Desa di Jawa Timur.

Kepala Desa di Jawa Timur tersebut, kata Prabowo Subianto, menyatakan dukungannya kepada capres-cawapres nomor urut 02.

Baca: Soal Debat Capres Pilpres 2019, Ini 6 Pro Kontra 2 Kubu: Skor 3-1, Perasaan SBY, hingga Kritik AHY

Baca: Kritisi Alih Jenjang DIII Kebidanan ke S1 Keperawatan, LSM Geumaseh: Bidan dan Perawat Beda Tupoksi

Menurut Prabowo Subianto, perlakuan terhadap Kepala Desa tersebut tidak adil hingga pada akhirnya harus ditahan.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin, menyampaikan visi misi di debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. (Kompas.com/Garry Lotulung)

Baca: BPN Prabowo-Sandi Sebut Jokowi Kurang Pantas Serang Personal Partai, Harusnya Adu Gagasan Saja

Hal itu, kata Prabowo Subianto, berbeda dengan perlakuan terhadap gubernur yang mendukung paslon nomor urut 01.

"Terkadang aparat itu berat sebelah. Sebagai contoh kepala daerah, gubernur-gubernur yang mendukung paslon nomor satu menyatakan dukungan tidak apa-apa.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved