Curangi Pembeli dengan Memodifikasi Jeriken, Tiga Penjual Migor Curah Asal Lampung Diciduk Polisi

Komplotan pedagang minyak goreng (migor) curah, asal Provinsi Lampung yang mencurangi pembeli di Bireuen, diciduk anggota Polsek Kota Juang, Bireuen.

Curangi Pembeli dengan Memodifikasi Jeriken, Tiga Penjual Migor Curah Asal Lampung Diciduk Polisi
Dok: Polres Kota Juang, Bireuen
Komplotan pedagang minyak goreng (migor) curah, asal Lampung yang menipu warga Bireuen, diciduk aparat kepolisian Polsek Kota Juang, Bireuen, Kamis (17/1/2019) 

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Komplotan pedagang minyak goreng (migor) curah, asal Provinsi Lampung yang mencurangi pembeli di Bireuen, diciduk anggota Polsek Kota Juang, Bireuen, Kamis (17/1/2019).

Pelaku kedapatan menjual dan mengecer migor tak sesuai takaran, menggunakan jeriken yang sudah dimodifikasi, sehingga merugikan konsumen.

Perilaku curang para tersangka, berhasil diendus seorang pembeli yang curiga, lantas melapor ke polisi.

Informasi diperoleh Minggu (20/1/2019), tiga klompotan pedagang migor itu bernama Hendrianto (26), Dona Apriansyah (24), dan Hairudi (20).

Ketiganya berasal dari Provinsi Lampung. Mereka terpaksa berurusan dengan polisi, setelah aksinya di kawasan Desa Cot Tarom, Kecamatan Jeumpa dibongkar oleh korban pada Kamis (19/1) sore.

Baca: Pendukung Zuhra Nobar di Bengkupi Bireuen, Saksikan Penampilan Perdana di LIDA Indosiar

Baca: Akmal Hanif Rekrut 30 Guru Untuk Pesantren Tahfidz, Berminat?

Baca: Lambung Pecah Setelah Diberi Makan Nasi Utuh oleh Ibunya, Bayi 4 Bulan Meninggal Dunia

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Ahmad Arief Sanjaya menerangkan, ketiga pelaku melakukan tindak penipuan, dengan menjual migor curah dengan harga lebih murah. Namun, jumlah takaran dikurangi. Modusnya, jeriken modifikasi diisi minyak goreng yang tak sesuai volume ke dalam drum milik pedagang.

Aksi penipuan itu, ketahuan setelah seorang pembeli curiga. Karena, setelah tiga jerigen diisi, namun drum minyak goreng tak juga penuh.

Pembeli itu kemudian mengamati bentuk jeriken, dan kaget begitu melihat ternyata jeriken itu dimodifikasi, sehingga hanya menampung isi sepuluh liter saja. Saat menyadari telah ditipu, korban pun berteriak sehingga tiga komplotan itu kabur.

Baca: Fakta Mundurnya Edy Rahmayadi dari Ketum PSSI, Akui Gagal hingga Sampaikan Pesan untuk Ketum Baru

Baca: Piala Presiden 2019 Direncanakan Siap Digelar untuk Laga Pemanasan 18 Klub di Liga 1 Indonesia

“Korban melapor peristiwa ini ke Polsek, lalu kami mengamankan tersangka dan sejumlah barang bukti, guna proses penyidikan,” ungkap AKP Ahmad Arief Sanjaya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, komplotan ini mengaku sudah lima bulan menjalankan bisnis culas itu, dengan menyasar kios pedagang di beberapa wilayah Kabupaten Bireuen.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved