SMPN Gahru Jadi Kandang Ternak, Usulan Pembangunan Pagar tak Pernah Ditanggapi

Dampak dari sekolah yang dipimpinnya itu bagaikan kandang sapi membuat para dewan guru serta murid harus kerja ekstra.

SMPN Gahru Jadi Kandang Ternak, Usulan Pembangunan Pagar tak Pernah Ditanggapi
SERAMBI/NUR NIHAYATI
RUMAH bantuan untuk nelayan di Gampong Mantak Raya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, menjadi tempat singgah ternak. Foto direkam Kamis (22/11). 

Laporan Abdullah Gani I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Gahru Kecamatan Bandardua, Pidie Jaya, kini berubah seperti kandang ternak.

Kepsek SMP Gahru M Nasir SPd, kepada Serambinews,com, Minggu (20/1/2019) menyebutkan pemandangan seperti itu sudah berlangsung hampir setahun.

Dampak dari sekolah yang dipimpinnya itu bagaikan kandang sapi membuat para dewan guru serta murid harus kerja ekstra.

Setiap hari, kotoran yang berserakan termasuk di teras sekolah harus dibersihkan terlebih dahulu baru kemudian masuk ke ruangan.

Baca: Penasaran dengan Isi Chat Whatsapp Pasanganmu? Begini Cara Gampang Bongkar Riwayat Chat di WA

Baca: Harga Rumah di Kota Ini Cuma Rp 16.000, Semua Berawal Dari Kaum Muda

Baca: Hasil Tinju Dunia - Manny Pacquiao Menang Mutlak Melawan Adrien Broner

“Bayangkan, setiap hari hanya itu pekerjaan yang harus dilakukan pendidik dan murid begitu tiba di sekolah,” kata Nasir.

Penyebab utama masuknya hewan ke sekolah adalah akibat ketiadaan pagar pengaman sekeliling sekolah.

Pihak sekolah, tambah nasir, sudah beberapa kali mengusulkan ke Disdik setempat agar SMPN Gahru seluas kurang lebih satu hektare butuh pagar sekeliling.

Namun permohonan tersebut terkesan hanya dianggap angin lalu padahal mendesak.

Karena tidak ada pagar sehingga untuk kegiatan lain semisal menanam bunga atau pun pepohonan untuk taman berteduh bagi anak didik sama sekali tidak bisa dilakukan.

Kadisdik Pijay, Saiful Rasyid yang dihubungi berkali-kali melalui ponselnya tidak berhasil atau bernada sibuk.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved