Abusyik Resmikan RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen Menjadi BLUD

Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik meresmikan RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Abusyik Resmikan RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen Menjadi BLUD
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik bersama Forkopimda Pidie berfoto bersama setelah peresmian RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen menjadi BULD, Senin (21/1/2019). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik meresmikan RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Peresmian tersebut ditandai dengan tanda tangan yang dilakukan orang nomor satu di Pidie di atas prasasti.

Ikut hadir Kajari Pidie, Efendi SH MH, Dandim 0102 Pidie, Letkol Arm Wagino, Sekda Pidie, Muliyadi SPd MM dan Kepala SKPK Pidie.

Bupati Pidie, Roni Ahmad, dalam sambutannya, antara lain, menjelaskan, dengan berubahnya RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen menjadi BLUD, harus diikuti peningkatan pelayanan terhadap pasien.

Baca: IKAT Aceh Gelar Supervisi Tahsin Alquran di Pidie Jaya

Baca: RSU Sigli Komit Beri Layanan Kesehatan Secara Mandiri tanpa Anggaran DAU 2019

Baca: RSU Sigli Miliki Alat Pemecah Batu Ginjal Tanpa Operasi, Ini Bentuk Alat ESWL

Ia menjelaskan, keberhasilan rumah sakit, bukan terletak pada kesuksesan melakukan operasi batu ginjal atau pun tumor.

Tapi, sukses tersebut jika petugas kesehatan mampu membuat masyarakat tidak digerogoti batu ginjal dan tumor.

"Jika tahun 2017 hingga 2022 hasil pencapaian kerja petugas kesehatan biasa-biasa saja, bermakna saudara tidak bekerja," kata dengan nada keras.

Direktur RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen, dr Aci Erfiyan, kepada Serambinews.com, Senin (21/1/2019) menjelaskan, perubahan RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen menjadi BLUD, karena rumah sakit telah mampu mengelola keuangan dan manajemen sendiri rumah sakit.

Tak hanya itu, lanjutnya, angka pengelolaan keuangan di RSU Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen mencapai nilai 90.

Rumah sakit tersebut memperoleh pendapatan klaim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sekitar 3 miliar per bulan. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved