Maret 2019, IPDN Jantho Beroperasi

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada bulan Maret 2019

Maret 2019, IPDN Jantho Beroperasi
Ambaranie Nadia K.M
Wisuda program Diploma IV hingga Program S3 di Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Jawa Barat, Minggu (7/8/2016). 

* 200 Mahasiswa Belajar di Bapelkes

BANDA ACEH - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada bulan Maret 2019 akan mengirimkan 200 mahasiswa semester IV untuk belajar di Bapelkes Jantho, sebagai tanda dimulainya kegiatan belajar di IPDN Jantho, Aceh Besar.

“Informasi itu kami terima dari Tim Rektor IPDN Jatinangor, di antaranya Teuku Saiful yang hadir bersama sejumlah pejabat IPDN regional dari daerah lain yang berkunjung ke Jantho, Aceh Besar, dua pekan lalu, “ ungkap Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali kepada Serambi, di Lambaro, Aceh Besar, Minggu (19/1).

Terkait rencana itu, lanjut Mawardi, ia bersama Sekda Aceh, Asisten Administrasi Umum, Kepala Kepegawaian Aceh, Kepala Badan Kepegawian Aceh, Kepala BPSDM Aceh, dan Kepala BPSDM Aceh Besar diundang Sekretaris Jenderal Kemendagri, Drs Hadi Parobowo MM, menghadiri acara audensi percepatan pembentukan Kampus IPDN Regional Aceh di Kota Jantho, Aceh Besar, pada Kamis, 24 Januari 2019, di Kantor Mendagri lantai dua di Jakarta.

Sekretaris Jenderal Kemendagri juga mengundang Rektor IPDN Jatinangor, Wakil Rektor IPDN Jatinangor, Staf Ahli Mendagri, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekjendagri, Kepala Biro Adminsitrasi Pimpinan Sekjendagri, Kepala Biro Umum Sekjendagri, Kepala Biro Hukum Sekjendagri, Kepala Biro Kepegawaian Sekjendagri, Kepala Biro Perencanaan Sekjendagri, Kepala Biro keuangan Sekjendagri, Kepala Biro Penerangan Sekjendagri, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Perencanaan IPDN, Kepala Biro Umum dan Keuangan IPDN, Kepala Biro Keprajaan dan Alumni IPDN, dan Kepala Biro Kerja Sama dan Hukum IPDN, dan lainnya.

Mawardi Ali mengatakan, dilihat dari orang-orang yang diundang Sekjendagri dalam pertemuan Kamis mendatang itu sepertinya rapat lengkap. Karena semua pihak yang terkait dengan rencana percepatan pembentukan Kampus IPDN Regional Aceh di Kota Jantho sangat lengkap. “Kami yakin apa yang dikatakan seorang Tim Percepatan Pembentukan Kampus IPDN di Kota Jantho dari IPDN Jatinangor yang berkunjung dua pekan lalu, memiliki kebenaran yang tinggi,” ujarnya.

Ia tambahkan, pada Maret 2019, sebanyak 200 mahasiswa semester IV IPDN Jatinangor akan dibawa ke Jantho untuk belajar di Bapelkes Jantho. “Ini merupakan awal dari rencana pembentukan Kampus IPDN di Kota Jantho,” imbuhnya.

Dalam pertemuan Kamis (24/1) mendatang itu, kata Bupati Mawardi Ali, ia bersama Sekda Aceh, Dermawan MM diminta untuk melakukan presentasi, persiapan menerima 200 mahasiswa IPDN Jatinangor yang akan belajar di Bapelkes Kota Janto pada Maret 2019.

Selain Kompleks Gedung Bapelkes yang akan dipinjampakaikan sementara kepada Pengelola IPDN Regional Aceh di Kota Jantho, Tim Rektor IPDN Jatinangor, juga mempertanyakan fasilitas gedung apa saja yang akan diberikan kepada pengelola IPDN Regional Jantho.

Mawardi mengatakan, sebelum gedung tempat belajar dan penginapan mahasiswa dan staf pengajar di IPDN Regional Jantho dibangun di Kota Jantho, untuk tahap awal operasional kegiatan belajar mahasiswa IPDN Regional di Kota Jantho, Pemkab Aceh Besar, dan Pemerintah Aceh akan meminjamkan Kompleks Bapelkes, yang selama ini digunakan sebagai tempat pelatihan petugas dinas Kesehatan Aceh dan Kabupaten/Kota.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved