Pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir Belum Jelas, Ini Komentar Menkopolhukam Wiranto

Ba'asyir sendiri meminta waktu setidaknya tiga hari ke depan untuk membereskan barang-barangnya di sel

Pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir Belum Jelas, Ini Komentar Menkopolhukam Wiranto
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi baru tentang wacana pembebasan terpidana perkara tindak pidana terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur.

Abu Bakar Baasyir (tengah) didampingi Yusril Ihza Mahendra (kanan)
Abu Bakar Baasyir (tengah) didampingi Yusril Ihza Mahendra (kanan) (Via Tribun Jateng/Istimewa)

Pada Senin (21/1/2019) petang, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menegaskan, pembebasan Ba'asyir membutuhkan pertimbangan dari sejumlah aspek terlebih dahulu.

"(Pembebasan Ba'asyir) masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya. Seperti aspek ideologi Pancasila, NKRI, hukum dan lain sebagainya," kata Wiranto membaca naskah siaran pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta.

Baca: Seorang Polisi Dipecat Karena Positif Narkoba dan Selingkuh dengan Istri Orang

Baca: Panitia Seleksi Sespim Disumpah di Hadapan Wakapolda Aceh

Baca: Pertolongan Korban Tabrak Lari Tertunda, Ini yang Dilakukan Haji Uma di Tengah Malam

Keluarga Ba'asyir memang telah mengajukan permintaan pembebasan sejak tahun 2017.

Alasannya, Ba'asyir yang divonis 15 tahun hukuman penjara sejak 2011 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu sudah berusia sepuh.

Kesehatannya pun semakin memburuk.

Presiden, lanjut Wiranto, sangat memahami permintaan keluarga tersebut.

Baca: Kapolda Jawa Timur Ungkap 21 Artis dan Model yang Terlibat Prostitusi Online

Baca: Ditipu Kepala SD Gadungan, Mendagri Tjahjo Kumolo Transfer Rp 10 Juta, Uangnya Dipakai untuk Berjudi

Baca: Daftar 10 Keahlian yang Paling Dibutuhkan Perusahaan pada Tahun 2019, Mana yang Kamu Miliki?

"Oleh karena itu, Presiden memerintahkan kepada pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih mendalam dan komprehensif guna merespons permintaan tersebut," ujar Wiranto.

Setelah Wiranto selesai membacakan naskah siaran pers, wartawan meminta ketegasan soal apakah pemerintah jadi membebaskan Ba'asyir atau tidak.

Wiranto menjawab, "Kamu dengarkan enggak penjelasan saya?"

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved