Hafiz Quran Bebas Pilih Sekolah

Pemko Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), tahun ini memberi kemudahan

Hafiz Quran Bebas Pilih Sekolah
AMINULLAH USMAN, Wali Kota Banda Aceh

* Tak Terikat Sistem Zonasi

BANDA ACEH - Pemko Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), tahun ini memberi kemudahan anak-anak yang mampu menghafal Alquran (Hafiz Quran). Mereka dapat memilih sekolah untuk melanutkan pendidikannya tanpa harus terikat dengan sistem zonasi.

Untuk diketahui, sejak 2012 Banda Aceh sudah memberlakukan sistem zonasi dalam penerimaan siswa. Hal itu sesuai aturan yang diterapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), sehingga siswa hanya dibolehkan untuk mendaftar atau melanjutkan ke sekolah yang berada di dalam zonasi tempat tinggalnya masing-masing. Hal itu untuk menghindari.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meminta kepada Disdikbud supaya dapat memberdayakan semua sekolah, terutama sekolah yang berada di pinggiran Banda Aceh. Salah satunya dengan meningkatkan program Hafidz Alquran.

Kepala Disdikbud Banda Aceh, Dr Saminan MPd dalam siaran pers kepada Serambi, Senin (21/1) mengatakan, pihaknya saat terus menggalak program Hafiz Quran di semua sekolah di Banda Aceh. Bahkan, untuk lulusan SD mereka menargetkan mampu menghafal tiga juz Alquran dan tamatan SMP mampu menghafal lima juz Alquran.

“Terhadap siswa yang mampu menghafal Alquran sesuai yang sudah ditentukan tersebut, maka ia diberikan prioritas utama untuk memilih sekolah sesuai kemauannya,” pungkas Dr Saminan.

Sementara Kasi Kurikulum SMP, Evi Susanti mengatakan, saat ini dalam penerimaan siswa baru memang diberlakukan jalur khusus bagi siswa yang berprestasi, baik dalam bidang agama, mata pelajaran, hingga olahraga.

Salah satu kemudahan yang diberikan mereka bebas memilih sekolah, baik di dalam atau di luar zonasinya. Dalam perangkingan saat penerimaan, sistem perangkingan siswa jalur khusus ini juga akan dipisahkan dari sistem perangkingan siswa umum. Sehingga mereka memiliki kouta khusus untuk masuk ke sekolah favoritnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum SD Disdikbud Banda Aceh, Marwan Fikri dalam siaran pers kepada Serambi mengatakan, program pemberian jalur khusus kepada hafiz itu untuk menyahuti keinginan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman supaya Banda Aceh memiliki imam hafidz di setiap masjid.

Sehingga Disdikbud terus menggalakkan untuk menciptakan pada generasi penghafal Alquran. Salah satu bentuk dukungan dengan menyediakan jalur khusus bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah.

Bahkan, untuk program tersebut, Disdikbud sudah melakukan studi ke Kuningan guna menerapkannya di Banda Aceh. Menurutnya, program menciptakan generasi merupakan program jangka panjang Disdikbud Banda Aceh.

“Pendidikan diniyah yang sudah ada, pada dasarnya mereka mengajar fiqih, tarikh dan uswatun hasanah, karena menyahuti program Wali Kota dimana disetiap masjid ada imam yang hafiz, kita juga ingin mengajak masyarakat, khususnya siswa dan juga guru untuk menjadi hafiz.” sebut Marwan.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved