Pemkab Hibah Tanah untuk IPDN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan menghibahkan tanah seluas 51 hektare untuk lokasi pembanguna

Pemkab Hibah Tanah untuk IPDN
SERAMBI HARI MAHARDHIKA
BUPATI Aceh Besar, Mawardi Ali bersama jajarannya meninjau lahan yang bakal didirikan Kampus IPDN Regeonal Aceh, di Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (21/1). 

* Seluas 51 Hektare

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan menghibahkan tanah seluas 51 hektare untuk lokasi pembangunan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh, di Jantho, yang direncanakan mulai beroperasi Maret 2019.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali kepada Serambi, Senin (21/1), di lokasi Kampus IPDN Regional Aceh, di Jantho. Dikatakan, ia membawa wartawan ke lokasi calon Kampus IPDN Regional Aceh, di Jantho, bersama para pejabat Aceh Besar agar dalam penjelasan mengenai masalah tanah untuk IPDN yang akan dihibahkan ke Pemerintah Pusat satu bahasa.

Areal yang akan dihibahkan seluas 51 hektare. Ada sekitar 4-5 hektare lagi proses administrasi dan terbagi dalam 60 persil. Dulu tanah itu milik Pemkab Aceh Besar dan digarap warga dengan menanaminya dengan tanaman pangan. Karena tanah itu akan digunakan untuk Kampus IPDN, kata Mawardi, maka akan tarik kembali.

“Lahan untuk lokasi Kampus IPDN dekat dengan kantor Bupati Aceh Besar dan berada pada jalan utama dua jalur. Jarak lokasinya sekitar 600 meter. Pintu gerbang masuk ke kampus IPDN Regional Aceh nanti dibuka di depan jalan Kantor Bupati, selebar 12 meter,” tandas Mawardi.

Karena itu, kepada Kepala BPN Aceh Besar, Agusman, bersama Kepala Dinas Pertanahan Aceh Besar, Sekda Aceh Besar, Iskandar, para asisten, Kepala PUPR Aceh Besar, serta dinas terkait lainnya Bupati minta untuk mendukung percepatan pembangunan Kampus IPDN Regional Aceh, terkait dengan pembukaan jalur masuk dan ke luar Kampus IPDN, harus sudah diprogramkan pembukaannya untuk tahun 2020 mendatang dalam APBK Aceh Besar.

Bupati Mawardi mengatakan, ada dua gedung yang akan digunakan untuk menampung 200 orang praja IPDN semester IV. Pertama Kompleks Badan Pelaksana Kesehatan (Bapelkes) dan Kompleks Diklat Tenaga Kerja. Sementara para dosen dan tenaga administrasi ditempatkan di wisma atlet, juri dan ofisial yang pernah digunakan untuk kegiatan PORA, Nopember 2018 lalu. Letaknya sekitar 1 Km dari Bapelkes dan Diklat Tenaga Kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan belajar praja IPDN Semester IV di Jantho, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, telah memberikan pinjam pakai Kompleks Gedung Bapelkes Aceh itu selama tiga tahun atau sampai terbangunnya gedung belajar dan penginapan bagi Praja IPDN Regional Aceh.

Pemberian izin itu, kata Hanif, merupakan kunci kesuksesan percepatan pembentukan Kampus IPDN Regional Aceh di Jantho. Karena, kalau menunggu selesai pembangunan Kampus IPDN Aceh, pembukaan belajaranya baru akan dilakukan tiga tahun ke depan. Karena harus menunggu lama, Plt Gubernur Aceh meminjamkan Gedung Bapelkes Aceh itu.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved