VIDEO - Derita Sopir Labi-labi Akibat Kelangkaan Premium

Petugas SPBU hanya melayani kendaraan yang ingin mengisi BBM non subsidi saja.

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Antrean panjang kendaraan untuk membeli Bahan Bakar Minyak jenis Premium menjadi pemandangan yang lumrah di Kota Lhokseumawe, begitu juga di kota-kota lain di Aceh.

Saat SerambiTV, melintasi kawasan Simpang Kuta Blang, Senin, sekitar pukul 11 siang, sejumlah labi-labi terlihat sedang mengantre, walaupun pada saat itu SPBU tersebut belum ada pasokan premium.

Petugas SPBU hanya melayani kendaraan yang ingin mengisi BBM non subsidi saja.

Jafar, seorang sopir labi-labi trip Lhokseumawe-Geudong, menjelaskan, biasanya pada hari Senin, di SPBU Kuta Blang akan ada pasokan premium, meskipun waktunya belum pasti.

Baca: Pada Tahun 2030, Ratusan Ribu Orang Diprediksi Akan Meninggal karena Perubahan Iklim

Baca: Jangan Diabaikan, Inilah 10 Tanda Anda Bakal Mengalami Serangan Jantung

Baca: Sosok Lekagak Telenggen, Pimpinan KKB Papua Paling Ditakuti di Segitiga Hitam Papua

Mereka tetap rela mengantre untuk persediaan esok harinya, agar tetap lancar mencari nafkah.

Diceritakan, dengan membeli premium sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, dengan trip Lhokseumawe-Geudong, BBM sebanyak itu bisa habis dalam empat atau lima trip.

Dengan kondisi tersebut, maka para sopir labi-labi pun rela mengantre. Pasalnya bila mengisi BBM jenis pertalite, harganya tidak sepadan dengan penghasilan mereka.

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved