Butuh Rp 5-10 M, Bupati Aceh Utara Cek Mad Minta BRI Talangi Dana Pembelian Gabah IF8

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib meminta pihak Bank BRI membantu menalangi biaya pembelian bibit padi varietas IF8.

Butuh Rp 5-10 M, Bupati Aceh Utara Cek Mad Minta BRI Talangi Dana Pembelian Gabah IF8
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, sedang berdialog dengan Kadis PMG Aceh, Bukhari dan pejabat BRI Aceh, Irwan, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib meminta pihak Bank BRI membantu menalangi biaya pembelian bibit padi varietas IF8, yang saat ini sedang dibudidayakan petani di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara.

"Permohonan ini kami sampaikan kepada pihak BRI, agar produksi padi varietas IF8 yang dihasilkan petani di Kecamatan Nisam pada musim panen nanti, tidak jatuh ke tangan tengkulak dari Medan," kata Bupati yang biasa disapa Cek Mad ini, Kamis (24/1/2019).

Pernyataan itu disampaikan Cek Mad dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG) Aceh, Bukhari dan pejabat BRI Aceh, Irwan dkk, di ruang kerja Kadis PMG Aceh.

Cek Mad memohon agar BRI memberikan bantuan dana talangan pembelian gabah, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terdapat di Kecamatan Nisam.

Bupati mengatakan, ia sangat mendukung program Plt Gubernur Nova Iransyah yang disampaikan Kadis PMG Aceh, bahwa mulai tahun 2019 pemerintah harus membangkitkan BUMDes melalui penyaluran dana desa.

"Karena dana BUMDes sekarang belum mampu menalanginya, maka kami minta BRI mau menalangi sementara dana pembelian gabah padi IF8, yang pada tahun ini akan dijadikan bibit kembali untuk dibagikan kepada 26 kecamatan lainnya di Aceh Utara sebagai bibit unggul," kata Cek Mad.

Baca: Terlibat Cinta Terlarang Lalu Bunuh Suami Kekasihnya, Pria Aceh Utara Ini Ditangkap Polisi di Medan

Baca: Skandal Cinta Terlarang di Aceh Utara, Kenal di FB, 3 Kali Tidur Seranjang dan Rencanakan Pembunuhan

Baca: BNN Kembali Sita 25 Kg Sabu di Aceh Utara dan Bireuen, Bagian dari Jaringan Ramli

Padi varietas IF8, kata Muhammad Thaib, bersumber dari hasil pengembangan bibit padi unggul yang dikembangkan Profesor Andrean dari IPB Bogor.

Pada musim tanam rendeng tahun 2018, bibit padi itu sudah pernah diuji coba pengembangannya di areal sawah teknis di Kecamatan Nisam, di antaranya Desa Meunasah Rayeuk, Meunasah Cut dan lainnya.

Satu hektare menghasilkan produksi gabah cukup banyak mencapai 11,8 ton. Dengan produktvitas gabaha sebanyak itu, petani padi di sana jadi senang.

Halaman
12
Penulis: Herianto
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved