Promosi Pariwisata, Pemko Gandeng Media Nasional

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggandeng surat kabar berbahasa inggris, The Jakarta Post, guna meningkatkan promosi pariwisata

Promosi Pariwisata, Pemko  Gandeng Media Nasional
IST
WALI Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman memberikan plakat kepada Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Nezar Patria dalam kunjungan ke kantor media tersebut di Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Kamis (24/1). (*) 

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggandeng surat kabar berbahasa inggris, The Jakarta Post, guna meningkatkan promosi pariwisata Banda Aceh ke nasional hingga internasional. Dipilihnya media nasional terkemuka itu sebagai partner, tak lain karena pengaruhnya yang besar di Tanah Air, bahkan menjadi rujukan bisnis para investor dunia.

Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Pemimpin Redaksi (Pemred) The Jakarta Post, Nezar Patria, di Kantor The Jakarta Post Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Kamis (24/1). Aminullah mengatakan, tantangan terbesar pihaknya saat ini adalah bagaimana mendatangkan investor ke Banda Aceh.

“Khusus untuk sektor ekonomi, kami membutuhkan dukungan dari semua pihak. APBK Banda Aceh hanya Rp 1,3 triliun, dan tentu tidak cukup jika hanya mengandalkan itu. Maka salah satu solusinya kami harus melobi investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Banda Aceh,” ujarnya.

Aminullah menambahkan, peluang investasi di Banda Aceh masih sangat besar meliputi bidang perhotelan dan pusat perbelanjaan modern. Dia berjanji akan mempermudah perizinan bagi investor. “Kami yakin jika satu investor besar masuk, yang lain akan mengikuti. Iklim investasi di Banda Aceh juga sangat kondusif,” jelasnya.

Menurut Wali Kota, sebagai daerah yang menerapkan syariat, maka wisata islami menjadi daya tarik Banda Aceh yang tak dimiliki daerah lain. Selain wisata religi, Banda Aceh juga terkenal akan objek wisata sejarah, seni budaya, kuliner, dan kopi Aceh.

Sementara itu, Pemred The Jakarta Post, Nezar Patria, menyambut baik keinginan dan tekad Aminullah untuk membawa Banda Aceh go international. Putra asli Aceh ini mengungkapkan, pihaknya memiliki komitmen yang sama untuk mengubah perspektif negatif masyarakat internasional terhadap Aceh, khususnya Banda Aceh dewasa ini. “Image di luar, Aceh ekstrem dengan penerapan syariat Islamnya dan kerap menjadi olok-olok media internasional. Tapi kami percaya dan yakin itu tak menjadi potret Aceh secara keseluruhan,” pungkas Nezar.(rel/fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved