Tabrakan di Bireuen Renggut Tiga Nyawa

Selama 17 jam sejak pukul 07.20 WIB Sabtu (26/1) hingga pukul 00.45 WIB, Minggu (27/1) tiga orang meninggal dan empat lainnya

Tabrakan di Bireuen Renggut Tiga Nyawa
FOTO DOK POLSEK GANDAPURA
DUA sepeda motor yang terlibat laka lantas di kawasan Desa Cot Puuk, Kecamatan Gandapura Bireuen

* Empat Luka Parah

BIREUEN - Selama 17 jam sejak pukul 07.20 WIB Sabtu (26/1) hingga pukul 00.45 WIB, Minggu (27/1) tiga orang meninggal dan empat lainnya luka parah di Bireuen akibat tabrakan di tiga lokasi terpisah di ruas jalan Bireuen-Takengon dan ruas jalan Banda Aceh-Medan.

Kasus tabrakan paling paling baru terjadi di kawasan Desa Cot Puuk, Gandapura, Bireuen, antara dua sepeda motor (sepmor). Musibah di jalan raya di Gandapura itu terjadi Minggu (27/1) pukul 00.45 WIB.

Sepmor Vario 150 BL 3244 TKQ yang dikendarai Fudel (18), warga Desa Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, membonceng Muhammad Rafli (18) beralamat di Desa Gle Dagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, tabrakan dengan sepmor Supra tanpa nomor polisi. Sepmor itu dikendarai Hamdan Sukran (36) bersama Saiful (36), keduanya beralamat di Desa Jaromah Baroh, Kutablang, Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Teuku Heri Hermawan SH SIK yang didampingi Kanit Laka Aiptu Zulkarnaen mengatakan, berdasarkan informasi dari anggota Polsek Gandapura dan anggota Lantas Polres Bireuen, sepmor Vario sedang melaju dari arah Bireuen ke arah Lhokseumawe.

Setiba di kawasan itu pengendara sepmor tersebut mendahului satu kendaraan lain di depannya dan melaju terlalu ke kanan jalan sehingga bertabrakan dengan Supra dari arah berlawanan, kedua sepmor bersama pengendara dan penumpang jatuh ke badan jalan. Satu orang meninggal dan tiga lainnya mengalami luka berat. Sebelumya, tabrakan pada pukul 21.30 WIB, Sabtu (26/1).

Kasat Lantas AKP Teuku Heri Hermawan SH SIK yang didampingi Kanit Laka Aiptu Zulkarnaen kepada Serambi mengatakan, tabrakan di Lhoknga, Kutablang, yaitu satu unit sepmor Supra X 125 BL 3729 ZAB dikendarai Siti Hawa (37), warga Desa Blang Panjoe, Kutablang, bertabrakan dengan minibus Toyota Haice BL 7477 AA dikendarai Yusmaidi (48), warga Desa Lamkuta Blang Mee, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi mata diperoleh anggota Satlantas, awalnya mobil minibus Toyota Hiace BL 7477 AA datang dari arah Bireuen menuju Lhokseumawe. Setiba di tempat kejadian (jalan nasional kawasan Desa Lhoknga) dari lorong sebelah kanan dari arah perjalanan mobil muncul satu unit sepmor Supra X 125 BL 3729 ZAB menyeberang jalan, saat itu bagian samping kiri sepmor tersebut bertabrakan dengan mobil.

Akibat tabrakan tersebut, pengendara Supra X 125 atas nama Siti Hawa mengalami luka parah dan meninggal, sedangkan sopir Toyota Haice selamat dari musibah tersebut.

Adapun tabrakan di ruas jalan Bireuen-Takengon, kata Kanit Laka Lantas, Aiptu Zukarnaen, terjadi di Km 14 kawasan Desa Buket Mulia, Juli, terjadi sekitar pukul 07.20 WIB, Sabtu (26/1).

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved