Ulama Aceh Sampaikan Terima Kasih ke SBY

Ulama se-Aceh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Ulama Aceh Sampaikan Terima Kasih ke SBY
SERAMBI/ SUBUR DANI
PRESIDEN Ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) shalat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (27/1). 

BANDA ACEH - Ulama se-Aceh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas usaha dan kerja kerasnya menghadirkan perdamaian di Aceh, saat masih menjabat menteri hingga menjadi presiden pada 2004. Ulama mengakui, SBY salah satu yang paling berperan mewujudkan perdamaian di Aceh.

Hal itu disampaikan Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk HM Yusuf A Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop mewakili ulama dayah Aceh dalam silaturahmi SBY dengan ulama se-Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Minggu (27/1). Silaturahmi SBY dengan ulama itu merupakan salah satu agenda terakhir SBY selama Tour De Toba-Seulawah.

“Alhamdulillah Allah telah menggerakkan hati, Bapak SBY hadir dalam upaya menempuh perdamaian, tugas hebat meujudkan perdamaian, tentu itu sesuatu sangat berharga bagi kami. Kami rakyat Aceh bersyukur kepada Allah dan berterima kasih,” ucap Tu Sop dalam sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut sekitar 114 ulama dan teungku-teungku dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Di antara ulama yang hadir adalah Abu Kuta Krueng, Waled Marhaban, Abuya Zarkasyi, Waled Mustafa Sarong, Tu Bulqaini, Tu Sop, dan sejumlah ulama dan teungku-teungku lainnya.

Dalam acara itu, SBY duduk berdampingan dengan Abu Kuta Krueng didampingi putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono, Anggota DPR RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya, dan sejumlah lainnya. Temu ramah dan silaturahmi SBY dengan ulama itu berlangsung khidmat dan penuh keakraban.

Tu Sop juga menyebutkan, konflik Aceh yang berlangsung cukup lama merupakan masa-masa kelam bagi rakyat Aceh. Keadaan di Aceh terus bergolak, masyarakat Aceh tidak merasakan keamanah, bahkan untuk keluar malam saja susah.

Tu Sop juga menyampaikan, meski saat ini SBY tidak lagi menjadi presiden, namun masyarakat Aceh masih berharap perhatiannya untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Aceh setelah perdamaian. “Kami masih butuh uluran tangan Bapak. Bapak presiden yang punya nilai kenegarawan tinggi, hatinya sangat mulia. Ahli menghancurkan permusuhan bukan ahli menghancurkan musuh,” pungkas Tu Sop.

Sementara itu, SBY dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada para ulama Aceh yang juga telah berperan bersama-sama semua pihak untuk menghadirkan perdamaian.

Menurut SBY, berkat usaha ulama dan masyarakat Aceh konflik bisa diakhiri dan perdamaian hadir.

“Banyak yang berjuang, tapi yang utama adalah ulama dan masyarakat Aceh, makanya perdamaian bisa kita capai. Oleh karena itu pada kesempatan ini terimalah ucapan terima kasih dan penghargaan saya yang setinggi-tingginya kepada ulama dan masyarakat Aceh,” kata SBY.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved