Antrean Layanan Paspor Lebih Pasti

Untuk membuat dan perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi kini tak perlu repot antre

Antrean Layanan Paspor Lebih Pasti
IST
AGUS TOYIB, Kakanwil Kemenkumham Aceh

* Pemohon Diimbau Manfaatkan APAPO

BANDA ACEH - Untuk membuat dan perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi kini tak perlu repot antre. Kini warga bisa memanfaatkan Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO) yang bisa diakses melalui smartphone. Dengan begitu, jadwal antre untuk pengambilan data biometrik (foto) dan wawancara lebih pasti. Pemohon paspor pun diimbau memanfaatkan aplikasi ini.

Demikian disampaikan Kakanwil Kemenkumham Aceh, Agus Toyib Bc IP MH menjawab Serambi, seusai menjadi inspektur upacara Hari Bakti (Harbak) Ke-69 Imigrasi di halaman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Senin (28/1) pagi.

Seperti diketahui APAPO adalah aplikasi versi terbaru yang diluncurkan Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI sebagai pengganti Aplikasi Antrean Paspor sebelumnya. Aplikasi ini berlaku untuk semua Kantor Imigrasi se-Indonesia, termasuk untuk enam Kantor Imigrasi se-Aceh, yakni di Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, Meulaboh, dan Takengon. “Aplikasi yang diperbarui ini agar bisa lebih cepat dan mudah dalam memberikan pelayanan antrean paspor online,” kata Agus Toyib.

Didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh, Muhammad Adnan dan Plt Kepala Imigrasi Banda Aceh, Irawan, Agus Toyib, mengimbau pemohon paspor memanfaatkan aplikasi ini, sehingga tak perlu lama antre di Kantor Imigrasi, melainkan hanya sesaat sesuai waktu yang sudah terjadwal melalui aplikasi tersebut. Bahkan pelan-pelan aplikasi ini akan dimanfaatkan sepenuhnya.

Agus menambahkan pelayanan ini sesuai tema Hari Bakti Ke-69 Imigrasi 2019. “Imigrasi PASTI AKTUAL: Aktif, Kreatif, Tangguh, Unggul, Amanah, dan Logis”. Sedangkan tarif pembuatan/ perpanjangan paspor sebagai pendapatan negara bukan pajak (PNBP), kata Agus, masih tetap Rp 355 ribu/paspor. Pemohon bisa membayar melalui kantor pos atau bank/mesin ATM. Syarat untuk pembuatan paspor, juga masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu hanya foto copy KTP, KK, akta lahir atau ijazah/buku nikah, serta paspor lama bagi pemohon yang sudah pernah membuat sebelumnya.

Saat memimpin upacara, Agus Toyib membacakan sambutan Menkumham, Yasonna H Laoly. Pada kesempatan yang sama, Agus juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga pegawai teladan Kantor Imigrasi Banda Aceh, yaitu T Mirza Mahardani, Syahrul, dan Devi Yulia. Seusai upacara ini, Agus Toyib memberikan nasi tumpeng kepada pegawai tertua Syahril dan pegawai purnabakti atau pensiun, Muhammad Arsyad. Turut hadir saat upacara ini perwakilan Pemerintah Aceh, Polda Aceh, dan Kodam IM.

Upacara Harbak Ke-69 Imigrasi di Kantor Imigrasi Banda Aceh, kemarin, dimeriahkan dengan tampilnya Nasrul A Wahab alias Wak Rul, pria yang mampu bernyanyi dengan suara pria dan wanita.

Undangan pun baru mengetahui, saat Plt Kepala Imigrasi Banda Aceh, Irawan, naik ke atas panggung memperkenalkan Wak Rul, pegawai honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe yang juga tukang becak itu.

Ia diundang untuk memeriahkan Harbak. “Hari ini, kami spesial mengundangnya yang baru-baru ini juga diundang ke acara Hitam Putih di sebuah stasiun televisi swasta nasional,” kata Irawan.(sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved