Pagar Kebun Dialiri Listrik

Pagar kebun yang dialiri aliran listrik di Dusun SP 6, Gampong Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur

Pagar Kebun Dialiri Listrik
IST
Lokasi pagar kawat yang dialiri arus listrik yang membuat seorang petani Pirak Timu, Aceh Utara, tewas tersengat. 

* Pemuda Peuranon Meninggal Dunia

IDI - Pagar kebun yang dialiri aliran listrik di Dusun SP 6, Gampong Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur memakan korban. Seorang pemuda bernama Musa Bin idris (20) warga Dusun Muara Subur, Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron meninggal dunia seusai tersengat listrik di pagar kebun tersebut pada Minggu (27/1) sore, sekitar pukul 16.00 Wib.

Kebun yang dialiri arus listrik pada pagar kawat itu milik Arbi (30), warga Gampong Rampah, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur. Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Serbajadi, AKP Ahmad Yani mengatakan pemilik kebun langsung menyerang diri setelah mengetahui kejadian itu.

Disebutkan, kronologi penemuan mayat saat pemilik kebun, Arbi menuju ladang jagung miliknya di dekat rumahnya. Ditambahkan, saat sedang memeriksa kondisi ladang jagungnya tersebut, Arbi terkejut karena melihat ada seseorang tergeletak di ladang jagung miliknya.

“Setelah didekati, dia melihat seseorang sudah tergeletak dengan kondisi sudah membengkak dan korban diduga meninggal akibat tersengat listrik pada malam harinya,” jelas Kapolsek. Karena takut, Arbi langsung meninggalkan ladang dan menyerahkan diri ke Polsek Serbajadi.

“Pelaku memasang kawat telanjang dengan mengaliri arus listrik dari PLN di ladang jagung miliknya untuk mengusir hama,” katanya.

Sedangkan Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro mengimbau petani agar tidak memasang aliran listrik di pagar, karena dapat membahayakan nyawa orang lain. “Dengan alasan apapun, tidak dibenarkan pagar kebun dialiri listrik, karena kejadian yang menelan korban jiwa sudah sering terjadi,” ujar Kapolres.

Dia menegaskan pagar kebun yang dialirkan arus listrik dapat membahayakan keselamatan orang lain, selain melanggar peraturan. “Apabila sampai menimbulkan korban di pihak manusia, maka, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun penjara,” jelas Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro.

Selain itu, dari Sigli dilaporkan, seorang remaja bernama Syahril (14) meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas (lakalantas) di ruas jalan nasional Tangse - Geumpang. Tepatnya di kawasan Gampong Krueng Meriam, Kecamatan Tangse, Pidie pada Minggu (27/1) sore, sekitar 17.30 WIB.

Insiden maut itu terjadi saat sepeda motor (sepmor) Supra Fit BL 4864 PR yang dikendarai Syahril, diduga menghantam mobil pikap L-300 BL 8160 LB yang disopiri Jamaluddin (25) warga Dusun Mane, Gampong Mane, Pidie yang melaju dari arah berlawanan dari Mane menuju Tangse.

Syahril tercatat warga Dusun Ireu, Gampong Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse menghembus nafas terakhir akibat luka berat di bagian kepala. Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambi pada Senin (28/1), insiden lakalantas tersebut berawal saat Syahril mengendara sepmor seorang diri dari Tangse menuju Mane.

Dikatakan, sesampai di tikungan jalan Lhok Labu, Gampong Krueng Meuriam, sepmor dikendarai Syahril berusaha melewati kendaraan roda empat dari arah yang sama. Saat bersamaan, melaju pikap L-300 dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dielakkan dan Syahril meninggal di lokasi kejadian akibat terbentur keras pada bagian kepala.

Mobil pikap itu disopiri Jamaluddin bersama dua rekannya. Hermansyah (32) dan Agung Juanda (24), yang keduanya tercatat sebagai warga Gampong Mane, Kecamatan Mane.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, Senin (28/1) mengatakan tabrakan maut yang terjadi di kawasan Krueng Meriam Tangse telah ditangani Unit Laka Polres Pidie. Polisi telah mengamankan pikap L-300 bersama sopir, untuk menindaklanjuti kasus lakalantas tersebut. Sementara jasad Syahril telah dikebumikan di Dusun Ireu, Gampong Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse.(c49/naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved