Alumni Lemhanas Berkunjung ke Serambi

Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Komisariat Aceh, Selasa (29/1), berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia

Alumni Lemhanas Berkunjung ke Serambi
SERAMBI/BUDI FATRIA
PEMIMPIN Umum Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar berjabat tangan dengan Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas MA yang didampingi Wakil Ketua I Otto Nur Abdullah saat berkunjung ke Kantor Serambi Indonesia, di Meunasah Manyang Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (29/1). 

BANDA ACEH - Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Komisariat Aceh, Selasa (29/1), berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Kedatangan para alumni Lemhanas tersebut dalam rangka silaturahmi dengan unsur pimpinan media ini.

Ketua IKAL Komisariat Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas MA beserta rombongan disambut Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, Pemimpin Perusahaan, Mohd Din, dan Sekretaris Redaksi, Bukhari M Ali. Selain Syahrizal, hadir dalam rombongan para alumni Lemhanas Lainnya, Otto Syamsuddin Ishak, Dr Sabirin, Yusmaizal, Juniazi, Nazar, dan Yusri Kasem.

H Sjamsul Kahar menyambut hangat kedatangan Prof Syahrizal Abbas dan rekan-rekannya lalu melakukan pertemuan singkat, berdiskusi tentang isu-isu terkini terkait ketahanan dan pertahanan negara, wawasan kebangsaan, temasuk isu jelang kontestasi politik terakbar tahun ini.

“Kedatangan bapak-bapak ke sini tentu sangat penting, akan memperluas wawasan kami. Bapak-bapak adalah guru-guru bangsa, sudah cukup mendapatkan pendidikan di level paling tinggi dalam berbangsa dan bernegara,” kata H Sjamsul Kahar.

Sementara itu, Ketua IKAL Komisariat Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas MA juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada unsur pimpinan Harian Serambi Indonesia yang telah menerima dirinya bersama rombongan. “Kami memang ingin bersilaturahmi dan berdiskusi di sini. Kami senang dan berbangga bisa hadir ke sini, apalagi mendapatkan catatan kritis dari Ayahanda Sjamsul Kahar,” kata Syahrizal.

Dalam pertemuan itu, Syahrizal menjelaskan, ikatan keluarga alumni Lemhanas adalah sebuah wadah yang dibentuk untuk menghimpun potensi alumni Lemhanas baik di tingkat pusat maupun daerah untuk berkontribusi kepada negara. “Dalam rangka menunjang pembangunan, bukan hanya fisik, tapi mental, wawasan kebangsaan, ideologi, sosial. IKAL diberi amanah untuk memberi kontribusi di pusat maupun daerah,” kata mantan Kadis Syariat Islam Aceh tersebut.

Syahrizal juga menjelaskan, model dan pola pendidikan di Lemhanas RI. Pertama, ada program pendidikan reguler angkatan selama 9 bulan, alumnus program ini termasuk Prof Dayan Dawood, Prof Safwan Idris, dan Teuku Djohan. Selanjutnya, ada program pendidikan singkat angktan selama 6 bulan. “Ada juga program lain, termasuk untuk generasi muda, dan ada kepada pejabat, anggota DPR. Itu biasanya selama 3 mingu sampai sebulan,” katanya.

IKAL Aceh, kata Syahrizal, telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka menjaga ketahanan dan pertahanan nasional. Pihaknya juga rutin melakukan report kepada Lemhanas pusat terkait berbagai isu di daerah. “Kita berdiskusi terus tentang isu-isu. Kita ini soft power yang akan selalu bekerja demi menjaga pertahanan dan ketahanan nasional,” demikian Syahrizal Abbas.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved