Pemerintah Aceh Gelar Pelatihan Bahasa Asing

Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Saya Manusia (BPSDM) akan menggelar pelatihan bahasa asing

Pemerintah Aceh Gelar Pelatihan Bahasa Asing
IST
MAHYUZAR, Kepala BPSDM Aceh

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Saya Manusia (BPSDM) akan menggelar pelatihan bahasa asing bagi putra-putri Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri. Tahapan seleksi untuk pelatihan ini dimulai pada 1 hingga 28 Februari mendatang.

Kepala BPSDM Aceh, Dr Mahyuzar Msi kepada Serambi, Selasa (29/1) mengatakan, pelatihan bahasa asing ini khusus untuk bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Menurut Mahyuzar, kedua bahasa asing itu saat ini kemahirannya sangat dibutuhkan bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar maupun dalam negeri.

“Siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan ke Eropa atau negara-negara maju lainnya di Asia, syarat utama adalah bahasa Inggris. Sedangkan bahasa Mandarin paling diperlukan bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah ke Cina,” kata Mahyuzar.

Program yang dilakukan BPSDM ini, kata Mahyuzar, merupakan salah satu realisasi dari program Aceh carong yang dicanangkan pemerintah. Melalui program ini nantinya diharapkan, akan membantu putra-putri Aceh dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi beasiswa dalam dan luar negeri.

“Meningkatkan pemahaman dan keterampilan bahasa putra-putri kita untuk tujuan akademik. Memperbagus nilai TOEFL mereka, agar bisa bersaing masuk ke universitas di dalam dan luar negeri,” kata Mahyuzar.

Adapun persyaratan pendaftaran, calon peserta pelatihan minimal berijazah S1 bagi calon pelamar S2, dan calon peserta minimal berijazah S2 bagi pelamar beasiswa S3. Indeks prestasi komulatif (IPK) minimal 3.0 dibuktikan dengan transkrip nilai. “Usia maksimal 32 tahun untuk pelamar S2, 40 tahun bagi pelamar S3,” katanya.

Bagi para calon peserta pelatihan juga wajib melampirkan nilai score TOEFL dengan nilai minimum 450 atau IELTS score 4,5. Bagi yang calon peserta Bahasa Mandarin wajib melampirkan sertifikat HSK I dan II atau sertifikat Bahasa Mandarin dari lembaga resmi. “Jadi yang kita rekrut ini adalah peserta yang ingin memantapkan bahasanya bukan peserta yang belajar dari nol,” ujar Mahyuzar.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Saya Manusia (BPSDM), Dr Mahyuzar Msi menjelaskan, untuk tahapan seleksi, setelah seleksi administrasi dimulai pada 1-28 Februari dilanjutkan dengan tes psikotes pada 21 Maret, wawancara 26-28 Maret, dan pengumuman akan dilakukan pada 2-3 April.

“Total peserta pelatihan yang akan direkrut sebanyak 250 orang dan nanti dibagi ke dalam beberapa angkatan,” pungkasnya. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi website bpsdm.acehprov.go.id.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved