Berkas Kasus Calo Proyek Rampung

Polres Aceh Barat masih merampungkan berkas perkara kasus dugaan calo proyek APBK dengan dua tersangka

Berkas Kasus Calo Proyek Rampung
RADEN BOBBY ARIA PRAKASA, Kapolres Aceh Barat

* Pekan Depan Dilimpahkan ke Kejari

MEULABOH - Polres Aceh Barat masih merampungkan berkas perkara kasus dugaan calo proyek APBK dengan dua tersangka, warga kabupaten setempat berinisial Y dan I alias B yang hingga kini masih ditahan polisi. “Kami rencanakan pada pekan depan, berkas kita kirim tahap pertama ke penuntut umum,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu M Isral SIK kepada Serambi, Rabu (30/1).

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh penyidik, meski jumlah tersangka sejauh ini baru dua orang dan korban sebanyak empat orang. Kedua tersangka, sebutnya, hingga kini masih ditahan di Mapolres Aceh Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pria di Aceh Barat melapor ke Mapolres setempat karena merasa diperdaya oleh calo berinisial Y yang mengimingi mereka proyek APBK 2018. Dari ketiga korban, pelaku meraup uang dengan total Rp 230 juta.

Menindaklanjuti laporan itu, Polres Aceh Barat pada Sabtu (5/1), secara resmi menahan dua pria tersangka calo proyek APBK 2018 berinisial Y (38) dan I (42) alias R. Keduanya ditangkap, Jumat (4/1) setelah polisi menerima laporan dari tiga warga yang jadi korban. Ternyata, jumlah mangsa calo proyek itu bertambah setelah korban teranyar melapor pada Selasa (8/1). Ia mengaku menyerahkan uang sebesar Rp 99 juta karena dijanjikan akan mendapat proyek dari APBK Aceh Barat 2018 untuk merehab rumah dinas sekretaris daerah (sekda) setempat.

Kedua tersangka calo proyek itu termasuk sosok terkenal di Aceh Barat karena dekat dengan pejabat pengambil keputusan dan pengurus sebuah partai politik (parpol). Tersangka tercatat sebagai warga Kecamatan Woyla Timur. Dalam proses hukum kasus itu, polisi menyita sejumlah lembar kuitansi sebagai barang bukti (BB) penyerahan uang oleh korban kepada pelaku.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu M Isral SIK mengimbau, bila ada warga lain menjadi korban kedua calo proyek itu, dipersilakan melapor ke polisi sehingga proses hukum dapat dilakukan sekalian. Terkait aliran uang dari korban, papar M Isral, menurut pengakuan pelaku hanya dinikmati mereka sendiri. “Kedua tersangka setelah menjalani pemeriksaan mengaku uang yang mereka terima dari korban dinikmati sendiri,” demikian Iptu M Isral.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved