Lima Warga Nagan Terjangkit Malaria Knowlesi

Lima warga Nagan Raya dari Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur dan Desa Bumi Sari, Kecamatan Beutong

Lima Warga Nagan Terjangkit Malaria Knowlesi
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Warga yang diduga terjangkit malaria ketika dirawat di Puskesmas , Senin (26/11/2018). 

SUKA MAKMUE - Lima warga Nagan Raya dari Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur dan Desa Bumi Sari, Kecamatan Beutong, dinyatakan positif terjangkit malaria knowlesi atau malaria dari parasit monyet yang terjadi sejak November 2018 hingga Januari 2019.

Sebagaimana sering diberitakan, plasmodium knowlesi adalah parasit dari genus plasmodium yang secara alami menginfeksi monyet ekor panjang. Parasit ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan menyerang manusia.

Dua penduduk Nagan yang terjangkait malaria knowlesi ini sejak 25-28 Januari 2019 adalah SS (30) dan NS (20), warga Desa Alue Wakie yang saat ini masih dirawat di Puskesmas Alue Bilie. Sedangkan November dan Desember 2018 lalu warga yang berinisial MA (50) dan MW (40) dari Desa Bumi Sari terjangkit penyakit ini pada 30 November, sedangkan KM (45) dari Desa Alue Wakie terjangkit pada 30 Desember dan ketiganya sudah membaik semua.

Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Siti Zaidar melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, H Hardiansyah kepada Serambi, Rabu (30/1) mengatakan, mereka yang diketahui terjangkit penyakit malaria knowlesi itu telah dilakukan penanganan cepat di Puskesmas dan RSUD Sultan Iskandar Muda di Ujong Patihah.

Setelah menjalani pengobatan di rumah sakit, kondisi para pasien yang terjangkit pada akhir 2018 itu semuanya sudah normal kembali seperti biasa. Sedangkan warga yang terjangkit pada 28 Januari 2019 masih menjalani pengobatan di Puskesmas Alue Bilie dan keduanya sudah mulai membaik. Warga yang terjangkit penyakit tersebut semuanya petani.

“Dalam waktu dekat kita dari Dinas Kesehatan Nagan Raya dan Provinsi Aceh akan melakukan pemeriksaan sampel darah terhadap semua warga di Desa Bumi Sari dan Desa Alue Wakie sehingga akan memudahkan mendeteksi siapa yang sudah ada gejala penyakit tersebut. Dengan demikian, bisa cepat tertangani supaya tidak menular,” jelas Hardiansyah.

Ia tambahkan, petugas dari Dinas Kesehatan Nagan Raya akan begerak cepat jika mengetahui ada warga yang terjangkit penyakit tersebut dan meminta kepada semua warga agar selalu melakukan pemeriksaan di puskesmas terdekat sehingga jika ada gejala penyakit tersebut dapat segera diobati.

Disebutkan, malaria yang menyerang para warga ini berjenis knowlesi, yaitu dari parasit monyet yang ditularkan melalui nyamuk kepada manusia. “Para warga tidak perlu resah dengan penyakit tersebut, sebab penyakit itu telah lama dan sama seperti penyakit malaria biasa, dia tidak terlalu membahayakan jika segera ditangani,” jelasnya.

Pihak Dinas Kesehatan Nagan Raya mengharapkan kepada warga supaya selalu menjaga kesehatan masing-masing, seperti saat ke kebun atau kepersawahan supaya dapat memakai baju berlengan panjang atau menutupi bagian kulit atau menggunakan obat antinyakmuk oles, demi menghindari terjangkitnya penyakit malaria. (c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved