Pasokan Semen Tersendat

Pasokan semen ke toko bahan bangunan di Banda Aceh, Aceh Besar, dan sejumlah wilayah lainnya di Aceh

Pasokan Semen Tersendat
IST
FARABY AZWANY, Communications dan Event Specialist PT Holcim Indonesia

* Power Plant Pabrik Semen di Lhoknga Bermasalah

BANDA ACEH - Pasokan semen ke toko bahan bangunan di Banda Aceh, Aceh Besar, dan sejumlah wilayah lainnya di Aceh tersendat sejak beberapa hari terakhir. PT Holcim Indonesia yang memproduksi semen di Lhoknga, Aceh Besar dilaporkan terganggu produksi karena pembangkit listrik (power plant) bermasalah.

Pedagang bahan bangunan di Pasar Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Miswar yang ditanyai Serambi, Rabu (30/1) mengatakan, sudah sejak empat hari terakhir distributor Semen Padang maupun semen dari Lhoknga yang diproduksi PT Holcim Indonesia tidak memasok semen sebagaimana biasa.

Menurut Miswar, berdasarkan penjelasan dari distributor Semen Padang, stok semen yang ada di silo Krueng Raya, Aceh Besar sudah habis, sementara pasokan baru dari Padang belum masuk.

Sedangkan dari distributor semen PT Holcim Indonesia, Lhoknga, diperoleh penjelasan tentang penyebab terhentinya pasokan semen ke toko bahan bangunan karena ada gangguan power plant, sehingga penggilingan semen terhenti sementara.

Persoalan yang sama juga dialami pedagang bahan bangunan yang lain di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar seperti di Pasar Setui, Peunayong, Simpang Surabaya, dan Lambaro.

Edy, pedagang bahan bangunan di Pasar Setui mengungkapkan sudah dua minggu belum menerima pasokan semen dari Lhoknga padahal jumlah yang telah diorder mencapai ribuan sak.

“Dengan kondisi ini kami harus membatasi penjualan. Yang beli 20 sak diberikan dulu 10 sak, sisanya akan diberikan lagi setelah distribusi lancar,” kata Edy.

Hingga kemarin harga semen masih tetap Rp 52.000-Rp 55.000/sak namun barang semakin sulit ditemukan bahkan ada yang kosong.

Berdasarkan penelusuran Serambi ke sejumlah kabupaten/ko6ta lainnya di Aceh, stok semen ada yang masih normal namun tak sedikit pula yang mulai langka bahkan kosong.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved