Keluarga tidak Merokok Dapat Bantuan Gas

Ada sejumlah desa di Bireuen yang memiliki program inovatif untuk memajukan desa

Keluarga tidak Merokok Dapat Bantuan Gas
Thinkstock
Ilustrasi 

* Program Desa Jangka Alue

BIREUEN - Ada sejumlah desa di Bireuen yang memiliki program inovatif untuk memajukan desa. Di Desa Jangka Alue, Kecamatan Jangka, salah satu program menarik adalah pemberian gas elpiji 3 kilogram secara gratis kepada setiap kepala keluarga dan anak laki-laki yang tidak merokok.

Program bantuan bagi yang tidak merokok ini sudah berjalan dua tahun. “Bila ada yang melahirkan dan suaminya tidak merokok juga dibantu perlengkapan balita dan beberapa program lainnya bernama program Tu Gaseh Aneuk (ayah sayang anak), “ kata Kepala Desa Jangka Alue, Faisal, kepada Serambi, Jumat (1/2).

Sebanyak 200 kepala keluarga lebih mendiami desa tersebut. Sudah ada lima keluarga yang mendapat bantuan tersebut karena tidak merokok. Menjawab Serambi, bagaimana melihat dan mengamati ayah atau anak laki-laki dari satu keluarga tidak merokok, Faisal mengatakan, ada orang yang memantau kehidupan masyarakat. “Ada satu keluarga awalnya mendapat bantuan, sekarang tidak dibantu lagi karena salah seorang anaknya ketahuan merokok,” ujar Faisal.

Selain itu, ada program bagi warga berusia 60 tahun ke atas, yakni dapat bantuan satu tabung gas setiap bulan. Program ini diberi nama program Ureung Chik Geutanyo dan sejumlah program lainnya.

Program lain adalah penyediaan pupuk subsidi untuk warga desa. Menjawab Serambi besarnya bantuan desa yang diterima tahun lalu, Faisal mengatakan, berkisar Rp 700 juta, sedangkan tahun ini belum diketahui jumlahnya. Desa ini juga punya program merehabilitasi rumah yang tidak layak huni sesuai dengan ketentuan masyarakat.(yus)

program desa jangka alue
- Keluarga tidak merokok dapat bantuan gas 3 kg setiap bulan
- Keluarga melahirkan dibantu perlengkapan balita
- Orang lanjut usia dibantu satu tabung gas setiap bulan
- BUMG membeli dan menyalurkan gas serta pupuk kepada warga
- Membangun dan merehab rumah warga yang tak layak huni
- BUMG juga menampung sejumlah tenaga kerja

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved