Warga Minta Kepsek tak Dimutasi

Warga Gampong Beureueh, Kecamatan Mutiara, Pidie meminta Kepala SD, Rahmat SPd tidak dimutasi ke tempat lain.

Warga Minta Kepsek tak Dimutasi
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Murid MIN 27 Lambaro, Aceh Besar memilih buku bacaan yang disediakan Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh dalam peringatan Hari Anak Internasional, di Halaman sekolah setempat, Kamis (1/11/2018). 

* Dipindah dari SD Negeri Beureueh, Mutiara

SIGLI - Warga Gampong Beureueh, Kecamatan Mutiara, Pidie meminta Kepala SD, Rahmat SPd tidak dimutasi ke tempat lain. Bahkan, para wali murid menilai, selama kepemimpinnnya, dari minimnya murid menjadi membludak, bahkan mutu pendidikan juga terus meningkat dam kekhawatiran terpuruk lagi menjadi penyebab permintaan itu.

Ketua Komite SD Beureuh, Zulkifli SPd menyampaikan hal itu saat pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Pidie, H Idhami SSos, Ketua Komisi E DPRK Pidie Khairil Syahrial MAP di sekolah tersebut pada Jumat (1/2). Rahmat SPd masuk dari 222 kepala sekolah yang dimutasi pada Senin (25/1) oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad.

Rahmat dimutasi menjadi Kepala SD Negeri Busu dan penggantinya bernama Tgk Zulkarnen. Pertemuan itu juga dihadiri para keuchik dari empat gampong, tokoh dan wali murid. Mereka sempat hendak berdelegasi ke Kantor Dinas Pendidikan Pidie, namun diredam, karena Kadisdik bersama dewan dan rombongan akan datang ke sekolah itu.

Menurut Zulkifli, wali murid merasa sedih dimutasinya Rahmad dari sekolah itu ke SD Negeri Busu, bahkan bersepakat ingin menemui Kadisdik. “Saya meredam sehingga pertemuan dilakukan di sini dan saya sedih melihat sekolah bisa tutup kalau Rahmat dipindah, bahkan sekolah bisa kosong murid,” kata Zulkifli mewakili wali murid lainnya.

Adnan, Mukim Beureueh dalam forum itu mengatakan sekolah ini pernah jaya pada er-80an saat dipimpin ibu Alawiah., tetapi setelah itu, sekolah mundur bahkan tidak ada murid. Tetapi, kembali bangkit secara perlahan hingga sekarang memiliki murid 60 orang selama dipimpin Rahmat.

“Marwah sekolah sudah bangkit kembali di masa kepemimpina Rahmat dan kami memang tahu prosedur, tetapi saya melihat ada kemajuan lagi di sekolah ini,” katanya. Dia mengungkapkan para wali murid dan warga terus melaksanakan shalat berjamaah, agar Rahmat tidak dipindah dari sekolah dan tetap bertugas seperti biasa.

Tetapi, Kepala SD Beureueh, Rahmat SPd mengaku mutasi bukan sanksi, tapi penyegaran. “Saya sangat menghargai apapun keputusan. Walaupun demikian saya siap membantu SD Beureueh ini 24 jam. Saya sudah koordinasi. Saya Mohon masyarakat bersabar. Mutasi bukan akhir dari segala-galanya, saya tetap menjadi bagian sekolah ini meski saya pindah tugas ke tempat lain,” tutur Rahmat.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Pidie, H Idhami SSos mengatakan, mutasi seusai dipertimbangkan beberapa bulan sebelumnya. Dikatakan, tujuan mutasi bukan merusak sekolah, tapi untuk membuat sekolah lebih maju lagi, karena Rahmat SPd sudah siap membantu disekolah baru.

Disebutkan, perjuangan dari tidak ada murid menjadi ada murid merupakan sebuah prestasi. “Jadi pengganti Rahmat adalah Tgk Zulkarnen, guru agama asal SDN 3 Sigli,” katanya, seraya menambahkan mutasi juga butuh proses evaluasi.

“Masa tiga bulan akan dievaluasi, demi keberhasilan pendidikan ada pada sekolah dan kami harap dukungan semua warga,” ujarnya. Disebutkan, persoalannya, mutasi sudah dilakukan dan sudah dilantik. “Untuk kita ubah ada mekanisme harus dijaga, bapak senang kami juga senang. Tapi punya catatan dan tahapan-tahapan harus dilalui,” kata Kadisdik Pidie, Idhami.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRK Pidie, Khairil Syahrial mengharapkan semua pihak bersabar sebab butuh proses. Dia minta masyarakat bersabar jika hal itu diinginkan, sebab kedatangan pihaknya ke sekolah ini utnuk mendengar langsung keluhan yang disampaikan masyarakat.(aya)

prestasi kepala sdn beureuh
* Dari minim murid, jadi banyak murid
* Sekolah kembali diminati wali murid
* Proses belajar mengajar sudah baik
* Sebelumnya, sekolah ini sangat minim murid
* Pernah jaya di era 80-an, terpuruk lagi
* Kedatangan Rahmat SPd disambut warga
* Anak-anak mereka dapat sekolah dengan nyaman

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved