Enam Jabatan Kadis Lowong

Jabatan pejabat eselon II yang masih lowong di Pemkab Aceh Utara memasuki 1 Februari 2019 bertambah menjadi delapan

Enam Jabatan Kadis Lowong
IST
SYARIFUDDIN, Kepala BPKSDM Aceh Utara

* Termasuk Dua Staf Ahli

LHOKSUKON – Jabatan pejabat eselon II yang masih lowong di Pemkab Aceh Utara memasuki 1 Februari 2019 bertambah menjadi delapan. Di mana enam diantaranya adalah kepala Dinas (kadis), sedangkan dua lagi posisis staf ahli.

Informasi yang diperoleh Serambi delapan jabatan tersebut yang masih lowong yang terbaru adalah Kepala Dinas Pendidikan Dayah yang dijabat Usman Mpd. Posisi ini sudah mulai kosong terhitung 2 Februari 2019 karena memasuki pensiun. Selain itu, Kepala Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Aceh Utara yang dijabat Kastabuna MP, mulai kosong 1 Januari 2019 setelah memasuki masa pensiun.

Sedangkan enam jabatan lainnya yang sudah lama kosong adalah Dinas Kesehatan mulai kosong setelah dr Makhrozal yang sebelumnya menjabat kepala dinas, pada April 2018 dilantik jadi Direktur RS Jiwa Banda Aceh. Lalu, Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadisperindagkop dan UKM) Aceh Utara yang dijabat Filgun, mulai kosong juga pada April 2018 setelah ia ditangkap polisi dalam kasus sabu-sabu.

Berikutnya, jabatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) mulai kosong dari eselon II setelah TM Yacob memasuki masa pensiun pada Juni 2018. Sedangkan Dinas Sosial Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mulai kosong dari eselon II pada September 2018, menyusul Jailani Abdullah MM yang menjabat dinas memasuki masa pensiun.

Untuk jabatan staf ahli yang sudah kosong adalah bidang politik dan hukum mulai kosong pertengahan 2018, usai Syahbuddin dilantik sebagai pejabat di Pemkab Bireuen. Sedangkan staf ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan mulai kosong juga pada April 2018, karena Mawardi dilantik jadi kepala Dinas Pengairan Aceh.

“Benar, saat ini ada delapan jabatan eselon yang dua yang kosong. Sekarang kita sedang mempersiapkan untuk proses seleksi, karena banyak hal yang harus dipersiapkan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Aceh Utara, Syarifuddin kepada Serambi, Sabtu (2/1).

Persiapan yang akan dilakukan pembentukan panitia seleksi, kemudian standar kompetensi, dan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Sekarang kita sedang mempersiapkan tahapannya,” kata Syarifuddin.

Pemkab Aceh Utara pertama kali melelang enam jabatan pejabat eselon II pada November 2017. Hal tersebut dilakukan berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Materi yang diuji dalam lelang tersebut setelah seleksi administrasi meliputi selesi kompetensi, wawancara dan rekam jejak. Lalu hasil tersebut disampaikan kepada Komisi ASN.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved