Pemko Gelar Lomba Foto

Pemerintah Kota Banda akan menggelar lomba foto pada peringatan maulid raya yang akan berlangsung di Lapangan Blangpadang

Pemko Gelar Lomba Foto
Reza Fahlevi bersama, Kiki Taher melihat foto karya Bedu Saini dan Tarmizi Harva yang meraih juara dalam lomba foto Silaturahim Indonesia Menangis, 12 Tahun Mengenang Tsunami Aceh, di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. 

* Bertemakan Maulid Raya

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda akan menggelar lomba foto pada peringatan maulid raya yang akan berlangsung di Lapangan Blangpadang, Rabu (6/2). Pada kegiatan akbar itu akan disiapkan idang khas Aceh untuk 20.000 undangan.

Kabag Humas Setdakota Banda Aceh, Taufiq Alamsyah, Sabtu (2/2) mengatakan, lomba foto ini mengusung tema ‘Aktualisasikan Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Banda Aceh Gemilang’. “Tujuannya, lewat lomba foto ini kita ingin mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad Saw untuk meneladani Rasulullah dengan harapan mampu mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar mantan Sekdis Perkim ini.

Taufiq menambahkan, sesuai pesan Wali Kota yang ingin menjadikan Maulid Raya sebagai daya tarik wisatawan dunia, Humas Setdakota menggelar lomba foto ini sebagai ajang promosi wisata, dimana nantinya warga akan mengabadikan kegiatan tersebut dan diwajibkan mengupload ke akun sosmed para peserta.

Lewat lomba foto ini kemudian diharapkan akan mampu menarik minat wisatawan mengunjungi Banda Aceh. “Maulid Raya bisa menjadi daya tarik karena tidak ditemukan di daerah lain,” ujar Kabag Humas sambil menambahkan bahwa pihaknya menyediakan hadiah dengan Rp 7 juta untuk para pemenang.

Dikatakan, periode lomba dimulai dari 6 Februari dan berakhir hingga 15 Februari mendatang. Bagi yang ingin mengikuti, harus memenuhi syarat dan ketentuan. Seperti wajib melakukan repost banner lomba ke akun Instagram masing-masing dengan hashtag #humas1_bnalamgamba2019 dan mention minimal 5 teman masing-masing peserta. Selain itu, melike dan meninggalkan komen di postingan ini berupa ajakan 5 kawan lainnya untuk mengikuti lomba.

“Peserta merupakan follower akun Instagram @Humasbna dengan foto diambil di lokasi acara maulid. Sementara akun yang diikutsertakan tidak boleh terkunci atau private, untuk kepentingan penjurian,” kata Taufiq.

Selain itu, tambahnya, caption yang digunakan tidak mengandung sara dan harus mewakili tema foto yang akan diambil. Sedangkan jumlah foto yang diikutsertakan maksimal tiga buah per peserta. “Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, serta berhak menganulir pemenang jika didapatkan ada salah satu syarat tidak dipenuhi peserta atau melanggar aturan syariat,” tandasnya.(aji)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved