19 Bocah Sumbing Sukses Dioperasi

Sebanyak 19 bocah penderita bibir sumbing sukses menjalani operasi gratis, di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh

19 Bocah Sumbing Sukses Dioperasi
SERAMBI/MUHAMMAD NASIR
TIM dokter yang dipimpin Dokter spesialis bedah plastik, Dr M Jailani SpBP-RE (K) saat melakukan operasi bibir sumbing gratis, Minggu (3/10) di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh. 

* Dalam Rangka HUT Serambi Indonesia

BANDA ACEH - Sebanyak 19 bocah penderita bibir sumbing sukses menjalani operasi gratis, di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh, Minggu (3/2). Kegiatan itu digelar dalam rangka HUT ke-30 Harian Serambi Indonesia.

Operasi bibir sumbing gratis hasil kerja sama dengan Smile Train itu diikuti bocah penderita bibir sumbing dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Ketua tim operasi, Dr M Jailani SpBP-RE (K), kepada Serambi mengatakan, dalam operasi kemarin terdapat 19 pasien, yang rata-rata merupakan pasien balita.

Ia menambahkan, dalam operasi bibir sumbing kali ini, pasien yang dioperasi mencakup bedah bibir, langit-langit, hingga hidung. Menurut dokter spesialis bedah plastik itu, bagi bayi yang ingin dioperasi bibir sumbing ideal harus memiliki berat badan 5 kg, dengan usia antara 10 minggu atau tiga minggu. Sedangkan untuk operasi bagian langit-langit sebaiknya dilasakanakan ketika usianya antara delapan bulan hingga dua tahun.

“Operasi ini sebaiknya dilaksanakan sebelum usia dua tahun, kalau sudah lewat dua tahun juga boleh, cuma fungsi bicaranya sudah berjalan, sehingga setelah operasi otaknya sudah menyimpan kalimat yang salah, yaitu kalimat yang ia ucapkan ketika belum operasi,” ujarnya.

Menurutnya, bayi yang mengalami bibir sumbing memang sebaiknya dioperasi ketika masih balita dan belum bisa berbicara. Karena jika sudah selesai operasi dan sang bayi mulai bisa berbicara, maka cara bicaranya akan seperti orang yang normal.

Selain itu, kata Dr Jailani, pasien juga tidak pernah mengetahui dan mengingat jika dirinya pernah mengalami bibir sumbing. Sehingga hal itu sangat berpengaruh terhadap rasa percaya dirinya.

Ia berharap, bagi warga yang ada anggota keluarga atau kenalan yang mengalami bibir sumbing, agar segera melakukan operasi. Karena pihaknya bersama smile train akan terus siap melayani anak-anak bibir sumbing untuk dioperasi.

Koordinator Smile Train Aceh, Rahmad Maulizar mengatakan, operasi bibir sumbing gratis kerja sama Harian Serambi Indonesia dengan Smile Train akan kembali dilaksanakan untuk tahap kedua, yaitu Minggu (10/2), di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh.

Ia mengatakan, pendaftaran pasien tahap kedua akan terus dibuka hingga Sabtu (9/2) nanti. Sehingga bagi yang memiliki keluarga dan mengetahui ada pasien bibir sumbing di daerahnya agar segera dapat mendaftarkan.

“Kepada seluruh warga Aceh agar dapat segera mendaftarkan keluarga atau tetangga yang menderita bibir sumbing ke Serambi Indonesia. Operasi ini tidak dipungut biaya apapun,” ujar Rahmad Maulizar.

Pendaftaran dapat dilakukan di di Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar dan Biro-Biro Serambi Indonesia di seluruh Aceh. Dikatakan Rahmat, hingga saat ini sudah ada 10 orang pasien yang mendaftar untuk operasi bibir sumbing tahap kedua.

Ia mengatakan, operasi sumbing terbuka untuk umum dan bebas biaya. Pasien hanya diharuskan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Operasi gratis itu dilaksanakan untuk membantu penderita bibir sumbing melalui operasi. Sehingga mereka dapat tersenyum jika operasi sudah selesai dilakukan. Operasi sendiri akan dipimpin dr M Jailani SpBP RE-(K) dan dr Mirna Sari SpBP RE.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved