Bentrok Warga

Bentrok Dua Kubu Pemuda Desa di Subulussalam Sebabkan Tiga Korban Luka, Begini Kronologi Kejadian

Kemudian sesampainya di daerah Desa Belukur Makmur dekat bangunan walet milik warga bernama Haji Umul korban dilempar menggunakan batu

Bentrok Dua Kubu Pemuda  Desa di Subulussalam Sebabkan Tiga Korban Luka, Begini Kronologi Kejadian
Serambinews.com
Kepala desa bersama tokoh masyarakat, dan pemuda Desa LAe Mate dan Belukur Makmur, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam dikumpulkan di Mapolsek Rundeng untuk penyelesaian pertikaian kedua kubu pemuda di sana, Senin (3/2/2019) 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Bentrokan dua kubu pemuda di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam menyebabkan tiga korban luka akibat terkena lemparan batu.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Agramuda mengatakan itu melalui Kapolsek Rundeng, Ipda Mulyadi dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com, Senin (4/2/2019) terkait perselisihan dua kubu pemuda dari Desa Lae Mate dan Belukur Makmur.

Baca: Tepis Jokowi Soal Propaganda Rusia, Kedubes Rusia: Kami Tak Ikut Campur Urusan Pemilu di Indonesia

Baca: Korban Penembakan Kelompok Bersenjata di Puncak Jaya Papua Diterbangkan ke Jawa Timur

Baca: Polisi Damaikan Bentrokan Dua Kubu Pemuda di Subulussalam, Ini Kesepakatannya

Tiga korban terluka masing-masing dua dari Desa Lae Mate dan satu dari Belukur Makmur.

Ketiganya adalah Iswandi (20) pelajar SMK warga Desa Lae Mate, Kecamatan Rundeng, kemudian rekannya Bambang (15) pelajar SMP warga Desa Lae Mate Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam.

Korban ketiga bernama Herman (20) warga Desa Belukur Makmur, Kecamatan Rundeng.

Kronologis kejadian menurut Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi bermula sekitar pukul 19.30 WIB, beberapa saat setelah shalat maghrib korban Iswandi dan Bambang mengendarai Sepmor pulang dari Desa Pasar Rundeng menuju rumahnya di desa Lae Mate.

Kemudian sesampainya di daerah Desa Belukur Makmur dekat bangunan walet milik warga bernama Haji Umul korban dilempar menggunakan batu oleh orang tidak dikenal.

Lemparan batu tersebut mengenai kepala bagian belakang korban Iswandi hingga mengakibatkan luka.

Sementara Bambang terserempet batu yang mengenai bagian telinga korban. Selanjutnya korban meminta bantuan warga desa Belukur bernama Hendri dan Bahagia membawanya ke rumah Ilun untuk berobat.

Lalu, kata Kapolsek Ipda Mulyadi, selesai berobat korban Iswandi dan Bambang kembali ke rumahnya seraya memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rundeng.

Hal ini teryata diketahui warga esa Lae Mate hingga beramai-ramai mendatangi Desa Belukur Makmur dan sesampainya di perbatasan kedua desa terjadi bentrok saling lempar menggunakan batu antar warga desa Lae Mate dan Belukur Makmur.

Selanjutnya anggota Polsek Rundeng bersama personel jajaran Polres Aceh Singkil dan anggota dari Koramil Rundeng ikut turun mengamankan dan menenangkan situasi.

”Jadi korban ada tiga orang tapi sekarang masalahnya sudah kita selesaikan secara damai,” pungkas Ipda Mulyadi.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved