World Hijab Day, Ketika Para Perempuan Beda Etnis dan Agama Kenakan Hijab

organisasi ini bertujuan untuk memerangi diskriminasi terhadap perempuan Muslim melalui kesadaran dan pendidikan.

World Hijab Day, Ketika Para Perempuan Beda Etnis dan Agama Kenakan Hijab
Kolase/Instagram/worldhijabday.com
Para perempuan dari berbagai latar belakang agama dan etnis di sejumlah negara, merayakan Hari Jilbab Sedunia atau World Hijab Day (WHD), Jumat (1/4/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Para perempuan dari berbagai latar belakang agama dan etnis di sejumlah negara, Jumat (1/4/2019) lalu, merayakan Hari Jilbab Sedunia atau World Hijab Day (WHD).

Dikutip dari worldhijabday.com, peringatan WHD 2019 berlangsung di berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.

Di Amerika Serikat, peringatan WHD 2019 berlangsung di New York, California, dan beberapa kota lainnya.

Peringatan World Hijab Day di Amerika Serikat.
Peringatan World Hijab Day di Amerika Serikat. (worldhijabday.com)

Baca: VIDEO - Pernyataan Sandiaga Uno yang Ingin Aceh Jadi Pusat Ekonomi Halal di Dunia

World Hijab Day di WJMS, California, USA
World Hijab Day di WJMS, California, USA (worldhijabday.com)

Sementara di Kuala Lumpur Malaysia, WHD diperingati dengan sebuah acara khusus yang dihadiri puluhan perempuan dari berbagai etnis dan agama.

World Hijab Day (WHD) menjadi organisasi nirlaba pada tahun 2017.

Baca: Indahnya Masjid Haji Keuchik Leumiek di Tepi Krueng Aceh

Baca: VIDEO - Wisata Memetik Rambutan di Lembah Seulawah, Hanya Rp 5 Ribu Per Kilogram

Menurut situs worldhijabday.com, organisasi ini bertujuan untuk memerangi diskriminasi terhadap perempuan Muslim melalui kesadaran dan pendidikan.

Dikutip dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, dalam pernyataan yang dibacakan pada acara WHD di Kuala Lumpur, LSM tersebut menekankan pentingnya "melanggar stereotip, menghancurkan batas-batas" - yang merupakan moto untuk 2019 - dan mengurangi hambatan yang dihadapi perempuan hijabi dalam kehidupan sosial.

Menandai kesempatan itu, para wanita berbagi pengalaman dan kisah mereka tentang reaksi yang mereka dapatkan dari keluarga dan komunitas mereka ketika mereka mulai mengenakan jilbab.

Perempuan dari berbagai etnis dan agama berkumpul di acara World Hijab Day (WHD) yang diadakan pada 1 Februari 2019, di Kuala Lumpur, Malaysia.
Perempuan dari berbagai etnis dan agama berkumpul di acara World Hijab Day (WHD) yang diadakan pada 1 Februari 2019, di Kuala Lumpur, Malaysia. (ANADOLU AGENCY/OMAR FARUK YILDIZ)

Di akhir acara, tiga wanita Muslim dan non-Muslim diakui dengan penghargaan.

“Saya percaya wanita harus saling mendukung apa pun keadaan mereka. Wanita berjilbab perlu didengar. Sebagai wanita non-Muslim, saya ingin menjadi bagian dari itu,” Bkay Nair, salah satu penerima penghargaan, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Nair juga mengatakan mengenakan jilbab bahkan sehari untuk mendukung kampanye membuat teman-temannya bertindak berbeda, menambahkan: "Tapi akhirnya, keluarga saya dan teman-teman dekat saya memahami alasan di balik dukungan saya."

Hari Jilbab Sedunia dimulai pada 2013 untuk mendorong wanita dari semua agama dan latar belakang untuk mengenakan jilbab pada 1 Februari untuk mendukung wanita Muslim di seluruh dunia.

World Hijab Day di Belanda.
World Hijab Day di Belanda. (worldhijabday.com)
World Hijab Day 2019 di Macedonia
World Hijab Day 2019 di Macedonia (worldhijabday.com)
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved