Satgas Prabowo-Sandi Siapkan 50.000 Pengawal Suara di TPS

Sekretariat Bersama (Sekber) Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi Aceh telah menyiapkan 50 ribu pengawal

Satgas Prabowo-Sandi Siapkan 50.000 Pengawal Suara di TPS
SERAMBI/MASRIZAL
KETUA Sekber Satgas Lintas Ormas, LSM, OKP, dan Profesi Provinsi Aceh, Nasrul Sufi menyerahkan SK Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi kepada lembaga yang tergabung dalam organisasi itu di Aula Hotel Hijrah, Banda Aceh, Senin (4/2) malam. 

BANDA ACEH - Sekretariat Bersama (Sekber) Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi Aceh telah menyiapkan 50 ribu pengawal suara untuk di tempatkan di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Aceh. Pihaknya ingin memastikan suara masyarakat yang diberikan untuk pasangan Prabowo-Sandi tidak hilang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Sekber Satgas Lintas Ormas, LSM, OKP, dan Profesi Provinsi Aceh atau Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Aceh, Nasrul Sufi pada acara penyerahan SK kepada sepuluh lembaga yang tergabung dalam organisasi itu di aula Hotel Hijrah, Banda Aceh, Senin (4/2) malam.

“Hari ini kita sudah ada 50 ribu tim satgas yang siap mengawal suara Prabowo-Sandi di setiap TPS. Kita ingin memastikan, tidak ada satu suara Prabowo pun yang hilang di Aceh. Target kita setiap TPS ada 10 orang, jadi kita masih merekrut relawan yang ingin bergabung dengan Satgas Sekber,” katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya menargetkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu bisa menang 85 persen di Aceh. Dia mengaku tidak percaya dengan berbagai hasil survei selama ini bahkan dia juga akan membantah jika ada pihak yang mengatakan Prabowo-Sandi hanya menang 75 persen di Aceh. “Jangan percaya pada hasil survei. Survei tidak bisa di percaya. Karenanya jangan pikirkan tentang survei, kita hanya fokus memenangkan Prabowo-Sandi di atas 85 persen. Semakin banyak ulama dan tokoh di tahan, yakinlah elektabilitas Prabowo semakin naik,” ungkap dia.

Sebelumnya, Nasrul Sufi memberikan SK kepada sepuluh lembaga kemasyarakatan yang tergabung dalam Sekber Satgas Lintas Ormas, LSM, OKP, dan Profesi Provinsi Aceh. Ke sepuluh lembaga baru itu adalah Rumoh Aspirasi Aceh, Labang Aceh, Abamsa, Srikandi SAPPS, Koalisi Perempuan Aceh Prabowo-Sandi (KPA PAS), OPPAS, Rencong RPS, AIM PAS, APPS, Radina, dan Adil Makmur Prabowo-Sandi. “Saat ini sudah 57 ormas yang sudah bergabung dengan Sekber Satgas,” kata Nasrul.

Sekretaris Jenderal Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Aceh, Marshuni RA berharap dengan penyerahan SK tersebut semua lembaga pemenangan bisa bekerja secara ekstra. “Para tim satgas harus mengawasi dan mengawal suara pada tiap-tiap TPS pada hari pencoblosan,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Srikandi SAPPS, Fitriati Shut mengatakan pihaknya siap mengawasi suara di setiap TPS di Banda Aceh. “Insyaallah kami sungguh-sungguh bekerja untuk memenangkan Prabowo-Sandi,” katanya.

Ketua Umum KPA PAS, Nelly dalam kesempatan itu juga menyampaikan pendapat antara lain mengatakan bahwa sudah saatnya kaum perempuan Aceh bergerak memenangkan Prabowo-Sandi. “Saat ini Aceh sekarang sudah dinobatkan provinsi termiskin. Pemerintah sekarang kacau. Suka atau tidak suka hati kita mengatakan presiden harus diganti,” tambah Wakil Ketua Radina, Khasanda.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved