Opini

Menyoal Minat Baca Mahasiswa

SAAT ini cukup banyak informasi yang kita peroleh di media, baik melalui koran, televisi, dan media sosial (medsos)

Menyoal Minat Baca Mahasiswa
SERAMBINEWS.COM/NURNIHAYATI
Gerakan membaca 

Ketiga, menjauhkan risiko penyakit alzheimer. Membaca buku benar-benar dapat langsung meningkatkan daya ingat otak. Pada saat membaca buku, otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan) secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada otak termasuk penyakit alzheimer. Latihan otak dengan membaca buku atau majalah dapat menunda atau mencegah kehilangan memori. Menurut para peneliti, kegiatan ini merangsang sel-sel otak dapat terhubung dan tumbuh.

Dan, keempat, mengembangkan pola tidur yang sehat. Apabila mahasiswa sudah terbiasa membaca buku sebelum tidur, maka itu bertindak sebagai alarm bagi tubuh dan mengirimkan sinyal bahwa sudah waktunya tidur. Ini akan membantu para mahasiswa untuk mendapatkan tidur nyenyak dan bangun segar di pagi hari. Kelima, Meningkatkan konsentrasi. Orang yang suka membaca buku akan memiliki otak yang lebih konsentrasi dan fokus. Karena fokus ini, pembaca akan memiliki kemampuan untuk memiliki perhatian penuh dan praktis dalam kehidupannya. membaca buku dapat mengembangkan keterampilan objektivitas dalam pengambilan keputusan.

Membangkitkan minat baca
Di sini penulis mencoba untuk membangkitkan minat membaca buku bagi para mahasiswa, yakni sebelum membaca buku perlu berdoa dulu. Ini sangat penting bagi mahasiswa, karena segala sesuatu yang ingin kita lakukan harus diawali dengan membaca doa. Pertama, cintailah setiap buku. Jadikan buku sebagai teman setia dalam hidup yang sangat dicintai dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Jika mahasiswa mencintai buku, maka akan selalu meluangkan waktu untuk membaca walaupun hanya beberapa menit atau per jam.

Kedua, membaca buku harus memahaminya. Artinya, membaca buku tidak perlu banyak halaman, yang lebih penting bisa dipahami apa yang dibaca. Membaca itu bukan dihitung banyak halamanya, tetapi seberapa jauh kita memahaminya. Ketiga, menulis resume dari setiap apa yang dibaca. Ini sangat penting untuk dilakukan setelah selesai membaca. Karena ketika tidak ada catatan resume, maka menjadi lupa apa yang telah dibaca.

Keempat, carilah tempat yang nyaman. Pilihan tempat bisa menjadi masalah dalam membaca. Jika berada di kampus, maka carilah tempat yang dianggap itu jauh dari pada orang-orang yang biasa nongkrong di tempat yang dipilih. Tetapi jika itu di rumah, maka alangkah baiknya melihat waktu yang tepat dan tidak ada gangguan sama sekali. Dan, kelima, akhiri dengan doa. Diawali dengan doa, maka ditutup pun dengan doa. Mudah-mudahan apa yang telah kita baca dapat bermanfaat bagi mahasiswa sendiri maupun untuk ummat munusia.

Selanjutnya pada saat mahasiswa hanya membaca tanpa menulis, maka ini belum lengkap. Karena membaca dan menulis, ibaratnya sekeping mata uang logam yang sulit dipisahkan. Membaca dan menulis sangatlah penting. Karena dengan membaca mahasiswa akan menambah wawasan ilmu pengetahuan. Dengan banyak membaca akan memudahkan untuk menulis. Karena dengan menulis orang-orang di sekitar kita akan mengetahui siapa diri kita sebenarnya. Membacalah agar Anda mengenal dunia. Menulislah, agar dunia mengenal Anda!

* Dr. Murni, S.Pd.I., M.Pd., Dosen, Wakil Ketua STAI Tgk Chik Pante Kulu Banda Aceh, dan Tutor Forum Aceh Menulis (FAMe) Meulaboh. Email: murni166@yahoo.co.id

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved