Polisi DPO-kan 2 Anggota Komplotan Pembawa Senpi

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe telah memasukkan dua anggota komplotan pembawa senpi

Polisi DPO-kan 2 Anggota Komplotan Pembawa Senpi
ARI LASTA IRAWAN

LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe telah memasukkan dua anggota komplotan pembawa senpi yang ditangkap warga Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe dalam daftar pencarian orang (DPO) karena keduanya kabur saat penangkapan itu terjadi, Jumat (1/2) malam.

Seperti diberitakan, warga Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, yang sedang jaga malam, Jumat (1/2) sekitar pukul 02.00 WIB menghentikan sebuah mobil Xenia BK 1236 QW yang melintasi desa mereka.

Saat diperiksa, ditemukan satu senjata rakitan laras panjang, pistol airsoft gun jenis FN, mancis bentuk pistol FN, 11 butir peluru AK 47, dan sejumlah barang bukti lainnya, termasuk satu buah sebo.

Saat menghentikan mobil tersebut, warga berhasil mengamankan dua pria sedang dua lainnya berhasil kabur. Dua pria yang berhasil diamankan warga dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian adalah Sy (30) asal Aceh Jaya dan Mu (26) asal Nisam, Aceh Utara.

Dalam penyelidikan lanjutan, diketahui, mereka membawa senpi pada malam tersebut untuk menagih utang. Untuk Sy dan Mu kini dijerat dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api juncto pasal 333 juncto pasal 55 KUHPidana.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, Iptu Riski Adrian kepada Serambi menyebutkan, SY dan Mu masih ditahan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses hukum lanjutan. Sedangkan kedua temannya yang berhasil kabur masih diburu. “Sekarang keduanya sudah masuk DPO,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya masih terus memeriksa para saksi, termasuk masyarakat Ujong Pacu yang ikut ronda pada malam tersebut. “Hari ini (kemarin, red), anggota juga telah membawa senpi dan amunisi ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Medan untuk diperiksa,” demikian Iptu Riski.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved