Dua Arsitek Mulai Mendaftar

Minat sejumlah pelatih untuk menangani Persiraja dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019 terhitung

Dua Arsitek Mulai Mendaftar
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Pemain Persiraja Banda Aceh sujud syukur setelah membobol gawang Persita Tangerang dalam lanjutan babak delapan besar Liga 2 Indonesia di Stadion H Dimurthala, Lampineueng, Banda Aceh 

* Seleksi Pelatih Persiraja

BIREUEN - Minat sejumlah pelatih untuk menangani Persiraja dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019 terhitung tinggi. Betapa tidak, sehari dibuka masa pendaftaran, sebanyak dua arsitek sarat pengalaman langsung mengajukan diri.

Mantan juru latih Aceh United Football Club (AUFC) asal Chili, Simon Elissetce resmi mendaftar ke Lantak Laju, Kamis (7/2). Kemudian, mantan pelatih PSMS Medan, Edisyah Putra juga tak melewatkan kesempatan ini.

Mantan pelatih Timnas Timor Leste, Simon kepada Serambi tadi malam mengaku, dirinya mendaftar ke Persiraja karena ingin melatih klub Aceh. “Saya sudah melamar di Persiraja dan beberapa tim lain juga. Hampir semua tim Liga 2 yang belum ada pelatih saya melamar. Beberapa tim saya langsung melamar (termasuk Persiraja) dan yang lain melalui agen,” ungkapnya.

Simon mengungkapkan, ia senang tinggal di Aceh. “Saya senang tinggal di Aceh dan ingin terus memajukan sepakbola Aceh. Banyak pemain muda Aceh yang berbakat dan punya kemampuan yang bagus,” pungkas mantan pelatih PSSB Bireuen.

Sebagaimana diketahui, Simon Pablo Seperti diketahui, Simon bukanlah pelatih baru di Aceh. Karena, di musim 2012, ia pernah menukangi pemain Alumni Paraguay yang tampil membela PSSB Bireuen.

Sebelum mendarat di Aceh United, Simon pada musim 2016 lalu, berhasil membawa Karketu FC meraih jawara di Liga Futebol Amadora (Liga 1) Timor Leste.

Sementara Edisyah Putra yang dihubungi Serambi secara terpisah mengakui kalau ia sudah mendaftar ke Persiraja. Mantan asisten pelatih timnas Indonesia bersama Bima Sakti yang saat itu menjadi Pelatih Kepala, sudah mendaftar sejak kemarin. “Ya, saya sudah mendaftar tadi,” katanya singkat.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas, Persiraja membuka masa pendaftaran untuk pelatih mulai 6 hingga 20 Februari. Figur dan profil calon pelatih Persiraja terbuka kepada siapapun yang memiliki keinginan kuat untuk memajukan sepakbola Aceh. Surat lamaran yang disertai lisensi dan pengalaman melatih, dapat dikirimkan ke email Persiraja: persirajabandaaceh2017@gmail.com.

Dalam rapat itu, juga ditetapkan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman sebagai ketua tim seleksi pelatih bersama lima anggotanya. Aminullah nantinya akan mempelajari bagaimana program kerja pelatih yang disesuaikan dengan kebutuhan tim Persiraja. “Selain menguasai masalah teknis, calon pelatih Persiraja harus memenuhi kriteria tambahan seperti tidak bisa dibeli oleh lawan. Dan mengetahui karakter pemainnya,” tegas Aminullah Usman.

Selain masalah seleksi pelatih, dalam rapat di Meuligoe Wali Kota Banda Aceh pada Selasa (5/2) malam, juga diputuskan sejumlah keputusan. Antara lain menetapkan Azhari dan Effendi HT sebagai pelatih sementara dalam melakoni tur Aceh 2019. “Ya, dalam rapat terbatas itu, semua peserta sepakat memberi kepercayaan kepada Azhari dan Effendi HT dalam tur Persiraja,” ungkap sejumlah peserta rapat, tadi malam.

Kecuali itu, memanggil kembali pemain Persiraja musim 2018 untuk bergabung pada 25 Februari 2019. Kekuatan mereka bertambah dengan hadirnya tujuh punggawa Aceh United FC seperti Ferry Komul, M Fairushi, Assanur Rijal Torres, Arianto, Ikhwani, Wahyudi dan Akilul.(c38/mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved