Pemkab Hadirkan Bus Trans-Jantho

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali menyatakan, pada bulan April 2019 mendatang, pihaknya akan meresmikan

Pemkab Hadirkan Bus Trans-Jantho
ist
Mawardi Ali 

* Beroperasi April Mendatang

BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali menyatakan, pada bulan April 2019 mendatang, pihaknya akan meresmikan pengoperasian bus Trans-Jantho secara gratis dengan jalur Lambaro-Jantho. Peresmian pengoperasian Bus Trans-Jantho itu akan dilakukan bersamaan dengan pengoperasian sebagian Gedung Mall Lambaro, sebagai pusat pelayanan satu atap.

Hal itu disampaikan Mawardi pada pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perdana tingkat kecamatan tahun 2019, di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (7/2). Dikatakan, pelaksanaan kedua program itu secara bersamaan untuk memberikan kemudahan layanan transportasi massal secara gratis dan memudahkan masyarakat Aceh Besar yang berada jauh dari ibu kota kabupatennya, di Jantho, untuk mengurus berbagai keperluan.

“Untuk tahap awal, bus Trans-Jantho yang akan dioperasikan sebanyak tiga unit, sambil menunggu bantuan bus baru dari Kementerian Perhubungan sebanyak 10 unit pada tahun depan. Bus Trans-Jantho akan melayani rute Lambaro-Jantho,” katanya.

Mawardi menerangkan, Trans-Kutaradja pada operasi awalnya tiga tahun lalu, hanya mengandalkan 6-10 bus. Setelah beroperasi setahun, baru Kemenhub memberikan bantuan bus setiap tahunnya 10 unit. Kini jumlahnya lebih 40 unit. Trans Kutaradja juga bukan milik Pemko Banda Aceh, tapi Pemerintah Aceh yang dikelola Dishub Aceh. Sementara untuk Bus Trans-Jantho milik Pemkab Aceh Besar. Rutenya akan dibuka tiga jalur secara bertahap.

Tahun ini, menurut Bupati, baru untuk melayani jalur Lambaro-Jantho. Tahun depan rute Lambaro-Lhoong dan tahun berikutnya Lambaro-Blangbintang. Bundaran Kota Lambaro, akan menjadi tempat persinggahan bus Trans-Jantho.

Dikatakan Bupati, Pemkab Aceh Besar dalam APBK 2019 sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 6 miliar untuk pengadaan tanah buat terminal bus Trans-Jantho di Lambaro. Lokasinya diupayakan dekat dengan halte persinggahan Bus Trans-Kutaradja lintas Blangbintang-Lampenerut-Pusat Kota. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat yang turun dari Trans-Kutaradja yang mau menyambung ke Jantho, langsung bisa naik bus Trans-Jantho.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali juga menjelaskan, selain menghadirkan bus Trans-Jantho, pihaknya juga akan memaksimalkan bangunan Mall Lambaro sebagai pusat pelayanan perizinan.

“Sebagai pusat pasar, Mall Lambaro juga akan dimanfaatkan sebagai pusat pelayanan perizinan. Jadi warga Aceh Besar yang ingin mengurus KTP, akte kelahiran, SIM dan surat lainnya tidak harus jauh-jauh ke Jantho, tapi bisa dilakukan di pusat pelayanan yang ada di Mall Lambaro,” ujarnya.

Dikatakan Mawardi, dengan wilayah Aceh Besar yang sangat luas, pemerintah harus mendekatkan masyarakat dengan pusat-pusat pelayanan. Apalagi selama ini, warga yang ingin mengurus surat-surat penting harus menempuh jarak dan waktu yang tidak sedikit. Untuk itu, mulai 2019 ini, tambah Bupati, pihaknya akan terus menghadirkan pusat-pusat pelayanan untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pengurusan.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved