Polsek Kuta Alam Ringkus Dua Pencuri HP, Begini Modus Pelaku Menjalankan Aksinya

Personel Polsek Kuta Alam, menangkap dua pencuri Handphone yang yang beraksi di sebuah toko perlengkapan bayi di Jalan Tgk Daud Beureueh,

Polsek Kuta Alam Ringkus Dua Pencuri HP, Begini Modus Pelaku Menjalankan Aksinya
Foto For Serambinews.com
Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono, bersama sejumlah anggotanya, menghadirkan kedua pencuri Hp di depan Mapolsek Kuta Alam, Kamis (7/2/2019) dan ikut menunjukkan sejumlah barang bukti yang turut diamankan dari kedua tersangka. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Polsek Kuta Alam, menangkap dua pencuri Handphone yang yang beraksi di sebuah toko perlengkapan bayi di Jalan Tgk Daud Beureueh, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, beberapa waktu lalu.

Kedua pelaku yang ditangkap tersebut berinisial RY alias Yudi (37) asal Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan dan MH alias Wak Hapan (58) pria asal Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono SIK, kepada Serambinews.com, Kamis (7/2) menjelaskan kedua pelaku ditangkap saat melintas di Jalan Pocut Baren, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, pada Senin (4/2/2019).

Penangkapan tersebut, kata Dizha, setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan, pascamenerima laporan dari korban Mutasya Revatiana (19), warga Gampong Ateuk Munjeng, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Baca: Polisi Periksa Lima Saksi, Kasus Pemilik Lembu Duel dengan Lima Pencuri

Baca: Polsek Kuta Alam Ringkus Tiga Remaja Pencuri Hp yang Ditinggal di Bagasi Sepeda Motor

Baca: Pencuri HP Dibekuk

Kapolsek Kuta Alam ini menjelaskan dalam menjalankan aksinya, pelaku MH masuk ke dalam toko dan berpura-pura menawarkan tabloid ke Mutasya yang saat itu sedang bekerja di toko perlengkapan bayi tersebut.

Meski, korban telah menolak secara tidak menerima tabloid yang ditawarkan tersangka, tapi MH terus memaksanya.

Begitu korban Mutasya lengah, tersangka MH bergegas mengambil Hp korban yang ditaruh di atas meja.

Sementara RY yang bertugas memantau situasi, sekaligus standby menunggu di depan toko, telah bersiap-siap dengan sepeda motor Satria FU yang dinaiki keduanya.

"Korban yang akhirnya sadar Hp miliknya telah dicuri oleh pelaku, berusaha mengejar. Tapi, pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung menghilang. Korban pun memutuskan melapor, akhirnya kedua pelaku berhasil kita identifikasi dan kita tangkap saat melintas di Jalan Pocut Baren, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, pada Senin 4 Februari 2019," ungkap Iptu Dizha.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti (BB) sepeda motor yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya, Hp milik pelaku serta selembar tabloid yang digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya.

Sementara, handphone milik korban yang dicuri oleh kedua tersangka masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Hp korban dijual seharga Rp 600 ribu kepada salah seorang sopir mobil penumpan yang tidak begitu dikenal oleh kedua tersangka. Hal ini juga seikit menyulitkan kami, karena pelaku tidak mengenal orang yang membeli Hp korban tersebut, "sebut Kapolsek Kuta Alam ini.

Lebih lanjutnya kata Dhiza, kedua tersangka mengaku baru lima hari berada di Kota Banda Aceh. Tapi, kecurigaan petugas, kedua tersangka itu merupakan sindikat pencuri Hp yang bisa menggunakan berbagai modus saat menjalankan aksinya.

"Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," demikian Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono SIK. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved