Persija Bantah Musnahkan Dokumen

Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus membantah ada dokumen keuangan milik klubnya yang sengaja dimusnahkan

Persija Bantah Musnahkan Dokumen
Twitter Persija Jakarta
Pemain Persija Jakarta 

* Siap Bekerja Sama dengan Satgas Antimafia Bola

JAKARTA - Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus membantah ada dokumen keuangan milik klubnya yang sengaja dimusnahkan. Ferry Paulus menegaskan, dokumen milik Persija yang ditemukan Satgas Antimafia Bola saat menggeledah kantor PT Liga Indonesia adalah dokumen yang sedang diaudit.

Ferry menuturkan, dirinya sempat berkomunikasi dengan Kokoh Afiat, pengelola keuangan Persija Jakarta ketika Gede Widiade masih menjabat sebagai direktur utama. Saat ini, Kokoh Afiat menjabat sebagai direktur utama setelah Gede Widiade mengundurkan diri. “Saya sudah klarifikasi ke Pak Kokoh. Kebetulan Pak Kokoh yang berhadapan dengan tim Satgas Antimafia Bola waktu itu. Pak Kokoh menyampaikan tidak ada dokumen yang sengaja dimusnahkan,” ujar Ferry di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Jumat (8/2).

Untuk diketahui, Kokoh Afiat pernah menjabat sebagai bendahara PT Liga Indonesia sebelum ada PT Liga Indonesia Baru. Saat ini, Kokoh Afiat berkantor di PT Liga Indonesia, bukan Persija Jakarta. Menurut Ferry, kantor Kokoh sengaja ditempatkan di sana agar lebih efektif dalam bekerja. Sebab, kantor PT Liga Indonesia juga digunakan sebagai tempat rapat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Di sana juga jadi kantor marketing Persija Jakarta.

Siap kerja sama
Secara terpisah, Dewan Pembina Persija Jakarta, Syafruddin memberikan lampu hijau kepada Satgas Antimafia Bola untuk mengungkap dugaan penghancuran dokumen penting. Mantan Wakapolri yang kini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini bahkan siap membantu mengungkap dugaan kejadian tersebut. “Silakan Satgas ungkap oknumnya. Dunia sepakbola akan mengejar itu, termasuk saya. Harus diungkap dan dihukum oknumnya. Jangan pandang bulu,” tukas Syafruddin, Jumat (8/2).

Di tengah polemik penemuan dokumen yang dihancurkan dan mundurnya sejumlah petinggi klub, Syafruddin mengimbau, agar para pemain dan The Jakmania sebagai kelompok pendukung Persija Jakarta, tidak terpengaruh. Syafruddin meminta para pemain ‘Macan Kemayoran’ fokus bermain di kualifikasi Liga Champions Asia. “Persija sedang berada di posisi puncak menuju yang bagus untuk dihargai di kancah internasional,” tandas Syafruddin.(tribunnews.com)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved