VIDEO - Jaksa Bireuen Terima Tersangka Korupsi

Satu tersangka lainnya, AH sudah duluan ditahan di Rutan Kajhu Banda Aceh, karena juga tersangkut kasus dugaan kredit macet Bank Mandiri.

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kejaksaan Negeri Bireuen, Kamis (7/2/2019), menerima tiga tersangka dan sejumlah barang bukti dugaan korupsi pembayaran honorium petugas siaga bencana tahun 2013.

Ketiga tersangka dugaan korupsi itu adalah AH (Mantan Pj Kepala Pelaksana BPBD Bireuen), Muz (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK), dan Her (Bendahara Pengeluaran).

Dua tersangka diserahkan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen bersama sejumlah barang bukti lainnya.

Satu tersangka lainnya, AH sudah duluan ditahan di Rutan Kajhu Banda Aceh, karena juga tersangkut kasus dugaan kredit macet Bank Mandiri.

Baca: Pemerintah Segera Batalkan Remisi Pembunuh Jurnalis Bali, Susrama Tetap Dihukum Seumur Hidup

Baca: Seorang Pria Tewas Setelah Makan Durian, Minum Kopi, Minum Minuman Energi dan Hubungan Intim

Baca: OPM Buat Skenario TNI Menyerang dengan Senjata Kimia, Edit Foto Helikopter dan Berlagak Jadi Korban

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mochamad Jeffry SH MHum, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Saifuddin SH MH, mengatakan, pada tahun 2013, Pemkab Bireuen melalui APBK 2013 menganggarkan dana untuk honorium sebanyak 1.218 petugas siaga bencana yang tersebar di 609 desa mencapai Rp 730.800.000.

Namun dari hasil penyelidikan pihak kepolisian dan kejaksaan, honorium yang disalurkan hanya Rp 6.600.000. Sisanya sebanyak Rp 724.200.000 tidak disalurkan.

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved